RI Dukung Perundingan Damai Afghanistan-Taliban

By Polkrim News 13 Sep 2020, 00:00:37 WIB Internasional
RI Dukung Perundingan Damai Afghanistan-Taliban

JAKARTA -Perundingan damai Afghanistan atau Afghanistan Peace Negotiation dimulai hari ini. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menegaskan Indonesia mendukung penuh proses perundingan damai tersebut.

Retno mengatakan Indonesia turut diundang untuk berpartisipasi dalam pertemuan tersebut sebagai bagian dari quint. Ia menjelaskan quint adalah gabungan lima negara yang sejak awal mencoba berkontribusi dalam proses damai itu, yaitu Qatar, Indonesia Norwegia, Jerman, dan Uzbekistan.

"Hari ini satu tahapan penting dalam sejarah Afghanistan dilakukan, yaitu dimulainya Afghanistan Peace Negotiation. Saya sangat berharap, ini merupakan awal yang baik, yang akan membuka masa depan Afghanistan yang damai dan inklusif," kata Retno dalam telekonferensi Kemlu pada Sabtu (12/9/2020).

Baca Lainnya :

Dalam pertemuan itu, Retno menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung proses perundingan damai Afghanistan. Menurutnya, kepentingan rakyat Afghanistan harus menjadi hal utama dalam proses tersebut.

"Saya menyampaikan, pertama, penegasan komitmen Indonesia untuk terus mendukung proses perundingan yang Afghan-own, Afghan-led. Kepentingan rakyat Afghanistan, harus menjadi yang utama dalam proses perdamaian ini," tegas Retno.

"Pelibatan elemen di Afghanistan, termasuk peran perempuan Afghanistan, menjadi sangat penting, dalam proses perdamaian ini," imbuhnya.

Selain itu, Retno mendorong adanya situasi kondusif dalam proses perundingan perdamaian Afghanistan. Ia berharap ada kemajuan dalam proses tersebut.

"Yang kedua, memastikan adanya progres melalui terciptanya kondisi yang kondusif bagi pembicaraan dan perundingan damai baik, faktor internal maupun eksternal. Jadi kita ingin kemajuan atau progres terus terjadi," ucap Retno.

Rento mengakui proses perundingan damai Afghanistan bukan persoalan yang mudah. Namun Indonesia akan terus berkomitmen dan mendukung proses perundingan itu.

"Sekali lagi Indonesia menyambut baik langkah awal ini dan kita akan terus mendukung, dan berdoa semoga perundingan ini akan berjalan dengan lancar dan Indonesia tetap sekali lagi berkomitmen untuk terus mendukung proses ini," ujar Retno.

Diketahui, perundingan damai pertama antara pemerintah Afghanistan dan Taliban dimulai di Qatar pada Sabtu (12/9) setelah tertunda selama berbulan-bulan.

Dalam pidato pembukanya, kepala delegasi Afghanistan, Abdullah, mengatakan ada kesempatan untuk mengakhiri hal yang ia sebut 'penderitaan tak berkesudahan'.

Pemimpin politik Taliban, Mullah Baradar, berkata ia ingin Afghanistan menjadi negara independen dengan sistem Islam. Perundingan itu seharusnya dimulai menyusul kesepakatan keamanan AS-Taliban pada Februari.[]

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan Sidebar1Kanan - Iklan PP

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama