- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Pesta Miras, 4 Sopir Angkot Tewas di Bogor

BOGOR - Tiga sopir angkot di Bogor tewas usai pesta minuman keras (miras) . Kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
"Dugaan meninggalnya sopir angkot karena miras. Masih penyelidikan termasuk olah TKP dan mencari di mana mereka menggelar pesta miras dan dari mana mereka mendapatkan miras. Apakah oplos sendiri atau bagaimana nanti kami sampaikan perkembangannya," ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Rabu (13/10/2021).
Baca Lainnya :
- 104 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Dapat Asimilasi0
- Gaji Wali Kota Sukabumi Disumbangkan untuk Tangani Covid-190
- Rapid Test Corona di Stadion GBLA Batal, Ditolak Warga0
- Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Langsung Simpul-Simpul Transportasi Publik0
- Bupati Bogor, Tidak akan Memotong ASN yang Gajinya Rp 2 Juta 0
Pihaknya juga masih mendata guna memastikan jumlah korban. Informasi yang didapat jumlah korban tewas sebanyak 4 orang.
"Korbannya masih belum pasti, tapi terakhir kalau nggak salah empat orang. Apakah (warga) kabupaten atau mungkin kota, tapi dalam prinsipnya dengan alasan kemanusiaan kita akan olah TKP," ucapnya.
Korban meninggal dunia yang diduga usai menggelar pesta minuman keras (miras) di wilayah Bogor hingga saat ini jadi 4 orang. Korban dengan inisial DS ini meninggal dunia di RS PMI Kota Bogor.
Menurut istri korban, Ira Rahmawati mengatakan kejadian yang dialami suaminya bermula ketika pulang ke rumah pada Senin 11 Oktober 2021. Korban mengaku usai berkumpul bersama teman-temannya.
"Dari sama teman-temannya. Kan emang lagi narik angkot karena memang ada apalah enggak tahu ada acara apa, di situ lagi ngumpu sama teman-temanya, ya belilah kayak gitu (minuman)," kata Ira, kepada wartawan di RS PMI Kota Bogor, Rabu (13/10/2021).
Ketika itu, korban DD pulang ke rumah sudah dalam kondisi lemas dan terus muntah. Dirinya sempat memberikan air kelapa dan susu kepada suaminya.
"Sudah dikasih air kelapa sama susu beruang ada 6 botol habis tapi terus muntah. (Sempat) udah biasa, kemarin juga enggak mau dirawat tapi badan masih berat mungkin masih ada alkoholnya ya," ungkapnya.
Hingga akhirnya, korban pun tak kuat dan dibawa ke RS PMI Kota Bogor. Nahas, korban menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit siang tadi.
"Temennya juga banyak yang tumbang, ada 10 orang jadi 11 sama suami saya," tambah Ira.
Sementara itu, Humas RS PMI Kota Bogor Ayunda Dwi Rahmawati mengatakan DD merupakan orang kedua yang meninggal di rumah sakit. Korban dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 13.29 WIB.
"Hari ini pasien kedua usia 39 laki-laki datang dengan penurunan kesadaran dengan diagnosa intoksikasi alkohol dan syok kardiogenik datang pukul 11.05 WIB dan meninggal 13.29 WIB," ucap Ayunda.
Saat ini, Polresta Bogor Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. []
<!--[if gte mso 9]><xml>
































