- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Partai Buruh Kembali Dihidupkan

JAKARTA, - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengaku akan mengaktifkan kembali Partai Buruh. Menurutnya, Partai Buruh akan ikut dalam Pemilu 2024.
"Partai Buruh yang lama dibangkitkan kembali dan Partai Buruh yang baru ini siap mengikuti Pemilu 2024," ujar Said dalam keterangannya, Senin (4/10/2021).
Baca Lainnya :
- Jasad Pasien Corona di Purwokerto Ditolak Warga, Ganjar Pranowo yang Terakhir0
- Inggris dan Australia Imbau Warga Segera Tinggalkan Indonesia0
- Bebas Denda Pajak Kendaraan Berlaku hingga 29 Mei 2020 0
- Niat Gertak Ibu Kos, Wanita Ini Malah Bakar Diri Sendiri0
- Bupati Bintan Marah TKA China Diizinkan Masuk Bintan0
1. Klaim sudah ada sejumlah serikat buruh akan bergabung
Partai Buruh Bakal Dihidupkan Kembali, Siap Ikut Pemilu 2024? © Disediakan oleh IDN Times Partai Buruh Bakal Dihidupkan Kembali, Siap Ikut Pemilu 2024?
Said mengklaim, ada sejumlah serikat buruh yang akan bergabung ke Partai Buruh. Mereka adalah Serikat Petani Indonesia (SPI), Forum Pendidik dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FPTHSI), dan Gerakan Perempuan Indonesia (GPI) serta sejumlah serikat buruh lain.
"Pendiri kebangkitan Partai Buruh yang baru ini adalah empat konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia, 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional," ucapnya.
Said menjelaskan, Partai Buruh yang akan diaktifkan kembali itu memiliki kepengurusan di tingkat nasional 100 persen, provinsi 80 persen, kabupaten/kota 35 persen, dan tingkat kecamatan masih kurang 15 persen.
Selain itu, kata dia, Partai Buruh sudah memiliki seribu anggota yang tersebar di 403 kabupaten/kota.
2. Alasan Partai Buruh diaktifkan kembali
Partai Buruh Bakal Dihidupkan Kembali, Siap Ikut Pemilu 2024? © Disediakan oleh IDN Times Partai Buruh Bakal Dihidupkan Kembali, Siap Ikut Pemilu 2024?
Lebih lanjut, Said menerangkan, alasan Partai Buruh diaktifkan kembali karena selama ini suara buruh, petani, dan nelayan tidak pernah didengar di parlemen dan pemerintahan.
"Di seluruh dunia, pasti ada partai buruh atau partai sosial demokrat dengan basis konstituennya adalah buruh. Hanya di Indonesia yang tidak ada lagi partai buruh," katanya.
3. Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja bukti kekalahan buruh
Partai Buruh Bakal Dihidupkan Kembali, Siap Ikut Pemilu 2024? © Disediakan oleh IDN Times Partai Buruh Bakal Dihidupkan Kembali, Siap Ikut Pemilu 2024?
Said mengatakan, pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja adalah bukti nyata suara buruh tidak didengarkan. Hal itu merupakan kekalahan telak yang dialami buruh.
"Semua kebijakan terkait kesejahteraan pasti diputuskan secara politik. Oleh karena itu, perlu adanya partai yang secara politik mewakili buruh, petani, dan konstituen di parlemen melalui partai politik," kata dia.[]
































