- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
ODP Corona di Sumedang Melonjak Jadi 1.833 Orang

Sumedang -Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Kabupaten Sumedang mengalami lonjakan. Hal ini diakibatkan banyaknya warga yang pulang kampung.
Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solehudin mengatakan, saat ini ODP sebanyak 1.833 orang. Jumlah tersebut meningkat dari hari sebelumnya yang berada pada angka 986 orang. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih berjumlah 1 orang, dan positif 1 orang.
"Lonjakan ODP di Kabupaten Sumedang ini terjadi karena adanya warga yang bekerja di luar Sumedang, di antaranya Jakarta, dan mereka pulang kampung ke Sumedang," kata Aceng saat konferensi pers, di Gedung Negara Sumedang. Selasa (24/3/2020).
Baca Lainnya :
- Satu Positif Corona di Kabupaten Sukabumi0
- Viral di Medsos Petugas Pengantar Jenazah PDP Corona Pakai Jas Hujan di Tasikmalaya0
- Ajudan Bupati Karawang dan Kadis BKPSDM Juga Positif Corona0
- Dosen FISIP UI Berstatus PDP Meninggal Dunia, UI Tunggu Hasil Lab0
- Bupati Karawang Cellica Positif Corona0
Menurutnya 1.833 ODP itu terbagi dalam dua kategori, yakni ODP berisiko, tapi tidak ada gejala sebanyak 1.807 orang. Sementara untuk ODP bergejala, yakni sebanyak 26 orang.
"Saat ini masyarakat yang ODP agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosial untuk jangka waktu hingga 14 hari ke depan. Jadi kalau ada keluhan seperti demam, batuk, dan sakit tenggorokan agar segara mengunjungi ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya.
Bahkan Kata Aceng, sebelumnya pihaknya melakukan teleconference dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, kalau di seluruh daerah di Jabar akan dilakukan tes masif Covid-19. Termasuk di Kabupaten Sumedang.
"Tes masif Covid-19 ini bukan untuk mengetes semua orang, tetapi tes secara uji petik untuk membuat peta sebaran di daerah masing-masing," jelas Aceng.[]






















