- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Dosen FISIP UI Berstatus PDP Meninggal Dunia, UI Tunggu Hasil Lab

JAKARTA -Kabar duka kembali datang dari Universitas Indonesia (UI). Salah satu dosen FISIP UI, Erwin Indradjaja, meninggal dunia. Universitas Indonesia menyampaikan rasa belasungkawa.
"Kami turut berbelasungkawa atas kepergian drs Erwin Indradjaja, M.Si, yang merupakan dosen FISIP UI," kata Sekretaris Universitas Indonesia, dr Agustin Kusumayati, M.Sc, Ph.D, dalam keterangannya, Selasa (24/3/2020).
Agustin mengatakan Erwin Indradjaja meninggal dunia hari ini. EI merupakan pasien dalam pemantauan (PDP), belum ada hasil lab terkait virus Corona.
Baca Lainnya :
- Bupati Karawang Cellica Positif Corona0
- Satu PDP Corona di Tasikmalaya Meninggal Dunia0
- Yana Positif Corona, Oded Minta Wartawan Tes Covid-190
- Disdik Ciamis Merespons UN 2020 Ditiadakan0
- Versi ICW: Dua OTT, Tujuh Kontroversi Terkait 100 Hari Firli di KPK0
Saat ini pihak UI masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium swab-nya. Namun, untuk berjaga-jaga, pemakaman dilakukan sesuai protokol pencegahan COVID-19.
"Beliau wafat pada Selasa, 24 Maret 2020. Saat wafat, almarhum adalah PDP. Belum ada hasil pemeriksaan lab, tetapi untuk keamanan semua pihak, jenazah telah ditangani sesuai standar jenazah akibat COVID-19," ujar Agustin.[]






















