M. Nur Tawainella Tutup Usia, Abidin Wakano: Kita Kehilangan Sosok Sejarawan dan Budayawan

By Polkrim News. 07 Apr 2021, 11:02:58 WIB Daerah
M. Nur Tawainella Tutup Usia, Abidin Wakano: Kita Kehilangan Sosok Sejarawan dan Budayawan

AMBON (POLKRIM)-Sejarawan dan budayawan Maluku M. Nur Tawainella meninggal dunia. Selasa 6/4/2021 pukul 01.21 WIT di Negeri Tulehu. Almarhum meninggal di usia 80 tahun lebih.

Almarhum dikenal sebagai sejarawan dan budayawan Maluku yang sangat handal, pemikiran pemikiran beliau sering dipakai dimana mana.

Karya karya beliau dikenal seantero Indonesia, beliau adalah sosok panutan dan pengayom bagi kaum pemikir di Maluku.

Baca Lainnya :

Dr. Abidin Wakano, yang juga salah satu tokoh sejarawan dan budayawan Maluku mengungkapkan kekagumannya itu kepada Polkrim Selasa 6/4/2021.

Menurutnya, M. Nur Tawainella sudah dianggap sebagai orangtua sendiri, beliau sangat penyayang. Beliau adalah sosok yang menginspirasi banyak orang, terutama pemikir pemikir Islam dan sejarawan di Maluku.

Beliau adalah sosok sederhana, yang sangat original dan inklusif. Almarhum, dikenal bukan hanya sebagai sejarawan dan budayawan saja, tapi beliau juga dikenal sebagai cendekiawan Muslim Maluku,"tandasnya.

Kita Kehilangan seorang pemikir, sejarawan dan budayawan Maluku yang luar biasa.Pk Nur Tawainella sudah puluhan tahun menghibahkan dirinya sebagai seorang sejarawan dan budayawan Maluku.

Walaupun berlatar belakang seorang birokrat di kantor kementrian agama Provinsi Maluku, namun karya dan pemikiran beliau dikenal luas.

"Tak heran jika dua perguruan tinggi di Maluku seperti IAIN Ambon dan universitas Darussalam Ambon yang mengetahui benar kompotensi beliau di bidang kebudayaan dan sejarah sehingga beliau selalu dipakai sebagai dosen di dua perguruan tinggi itu sampai akhir hayatnya,"ungkap Wakano.

Saya mengenal almarhum sangat dekat, keakraban kami bukan hanya pada ruang ruang perjumpaan saja, atau hanya pada diskusi, seminar dan perkuliahan saja. Namun kedekatan beliau dengan saya sudah sejak saya masih kecil.

Waktu kecil saya sudah di gendong oleh beliau. Ketika bertugas sebagai KUA Kecamatan Kairatu, beliau selalu mensempatkan waktu untuk bersilaturahmi ke rumah, di momen itulah saya selalu di gendong,"jelas Wakano dengan mata berkaca kaca.

Kami sering beberapa kali bertemu diruang ruang seminar, dalam ruang perjumpaan itu, beliau selalu memberikan motivasi kepada kami.

Beliau juga bergabung bersama kami di LPTQ Maluku sebagai tim ahli dalam pergodokan para kafilah kafilah Maluku di bidang Syahril Al Qur'an dan bidang tafsir Al Quran dan juga sebagai dewan hakim.

Kami pernah beberapa kali keliling Indonesia bahkan kami pernah sama sama menyiapkan tim dari Maluku untuk menyesong iven iven Nasional.

Kami juga pernah beberapa kali panel diskusi di acara acara seminar maupun workshop.

Beliau adalah sosok jika bertemu selalu menyapa dengan sebutan 'tuang hati jantong', sebuah sapaan yang sangat indah yang kaya akan makna.

Itulah beliau, menyapa dengan penuh ketulusan, menyapa dengan sebuah istilah yang menggambarkan keaslian identitas beliau sebagai seorang anak Maluku.

Sapaan yang menandakan cinta dan kasi sayang kepada siapa saja, beliau menyapa dengan sapaan itu karena beliau ingin mengajarkan kepada kita bahwa kita semua adalah satu.

Beliau sangat menjaga dan menjunjung tinggi nilai nilai kearifan lokal Maluku.

"Beliau adalah sosok sejarawan dan budayawan yang sejati, kenapa saya katakan sejati karena beliau tidak saja menjadi seorang pemikir yang kaya dengan teori teori saja, tetapi beliau juga melakukan uapaya upaya dalam menularkan pemikiran dan menggali potensi potensi yang ada dalam kearifan lokal di Maluku,"tutupnya.

Selamat jalan guru dan orang tua kami, semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, melapangkan kuburnya dan menempatkan beliau di Jannah-Nya Allah, Aamiin ya Allah,"doa Wakano.[sp]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 3

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama