- Persib Bandung Amankan Tiket Semifinal, Kalahkan Persebaya Surabaya (3-2)
- Tawuran Pelajar di Sukabumi Berujung 1 Orang Tewas, 2 Luka-Luka
- Bapak di Blitar Perkosa Anak Kandungnya, Nafsu Usai Nonton Sinden Joget
- Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja
- Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang
- KPK Akan Lakukan Rotasi, Cegah Terulangnya Pencurian Barang Bukti
- Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan
- Jubir Satgas Covid-19: Nekat Mudik, Harganya Nyawa
- Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin
- Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan
- Disparbud Jabar Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021
- Rumah di Wonoagung Pasca Gempa Malang Rata dengan Tanah
- Korban Gempa Bumi di Jawa Timur Terus Bertambah
- BNPB: Korban Gempa 6 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
- BBPLK Bandung Targetkan Minimal 70 Persen Peserta Pelatihan Terserap oleh Industri
Lapas Garut Gelar Razia Bersama Aparat Penegak Hukum

GARUT (POLKRIM)-Lapas Kelas IIB Garut kembali melaksanakan kegiatan Penggeledahan/Razia di seluruh kamar hunian narapidana. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke -57, diantaranya: melaksanakan Razia Bersama sebagai bentuk sinergitas jajaran Pemasyarakatan dengan Aparat Penegak Hukum (APH), dalam upaya Pencegahan serta Penanggulangan Gangguan Keamanan dan Ketertiban di UPT Pemasyarakatan. Pelaksanaan kegiatan Razia kali ini, Lapas Garut bersinergi dengan POLRES dan BNNK.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas (RM. Kristyo Nugroho) dan Kapolres Garut (AKBP. Ade Benny Cahyono), diikuti seluruh Pejabat Struktural beserta Staf. Total hunian yang di geledah lebih kurang 120 kamar, dengan jumlah Personil sebanyak 95 orang.
Dalam Razia tersebut, Petugas menemukan barang terlarang, berupa : Handphone : 3 unit, Powerbank : 8 unit dan barang lain yang semestinya tidak boleh berada didalam kamar (tidak ditemukan adanya "Narkoba").
Baca Lainnya :
- Persib Kokoh di Puncak, Menang 2-1 atas PSS Sleman0
- Antisipasi Virus Corona, Disdik KBB Liburkan Siswa Selama Dua Pekan0
- Seluruh Sekolah di Kab. Sukabumi KBM Jarak Jauh0
- Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi Sigap0
- UN dan US di Jabar Ditunda0
Selain itu juga dilakukan Test Urine kepada warga binaan secara acak oleh Petugas dari BNNK, dengan hasil : "NEGATIF". Barang-barang hasil Penggeledahan/Razia diinventarisir dan didata, untuk selanjutnya dimusnahkan. Kalapas dalam Press Release-nya, menyampaikan :
"Terima kasih kepada Kapolres beserta jajarannya, Kepala BNNK dan seluruh Petugas yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini.Kami akan terus melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan serta meningkatkan pemeriksaan dan penggeledahan terhadapsiapapun yang akan memasuki Lapas, guna mencegah masuknya barang-barang terlarang.
Dari hasil temuan Razia dan Test Urine yang dilakukan, menunjukkanbahwasannya semakin hari perilaku warga binaan di Lapas Garut sudah lebih baik. Semoga perjuangan kita dalam membina narapidana tetap dilandasi dengan niat yang suci, agar kita selalu dalam lindungan Allah SWT.”Tutupnya (mail memet)

































