- Bocah 3 Tahun Digantung Ayah Kandung, Pelaku Kesal Ditinggalkan Istri
- Massa Rusak Kantor Bupati-Kantor Disnaker Keerom Dibakar, Kecewa Hasil CPNS
- UPT Dishub Garut Monitoring Pemasangan Tiang Listrik PJU
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kab. Sukabumi, Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila
- Memutus Penyebaran Covid-19, AKBP Sumarni Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan
- Koordinasi LKSP-Kadin Jabar Dengan BP2MI
- Rapat Hybrid Perdana Pengurus Baru BPB MPW PP Provinsi Jawa Barat
- 3 Pejabat Pemkab Aceh Tenggara Dibekuk Beli 6 Butir Ekstasi
- Menlu Retno Tekankan Dukungan Indonesia bagi Palestina
- MUI Desak Pilkada 2020 Ditunda: Demi Keselamatan Jiwa Manusia
- MA Potong Hukuman Anas Urbaningrum Jadi 8 Tahun Penjara
- Petugas Lapas Tangerang Tidur Saat Narapidana WN China Kabur
- Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu
- Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan
- Pemda KBB-TNI Bantu Petani yang Terimbas COVID-19
Klub Liga 1 tak Wajib Turunkan Pemain U-20 Sejak Menit Awal

JAKATA -- PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) bersama seluruh perwakilan tim telah menggelar pertemuan di Jakarta,Jumat (7/8) dan salah satu poinnya memutuskan klub tidak wajib menurunkan pemain U-20 sejak menit awal atau Starting IX.
"Soal pemain U-20 akan kami laporkan ke tim pelatih. Saat ini sudah mengerucut bahwa dua pemain U-20 wajib masuk dalam daftar susunan pemain, bukan starting XI," ujar manajer PSIS Semarang Immanuel Anton seperti dilansir dari laman resmi klub yang dipantau dari Jakarta, Sabtu.
Sebelumnya, regulasi U-20 mencuat untuk memenuhi kebutuhan tim nasional Indonesia. Ketua PSSI Mochamad Iriawan menyebut regulasi itu bakal membantu Shin Tae-yong menentukan para pemain yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 nanti.
Baca Lainnya :
- Polri Sebut Anita Jembatani Pembuatan Surat Palsu Djoko Tjandra0
- Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 16 Orang0
- Sembilan Perawat RS AMC Cileunyi Asal Garut Positif Covid0
- Nenek Renta di Tasikmalaya, Ditemukan Sakit Tergolek Lemah Seorang Diri0
- Kantor Pemkot Cimahi Disemprot Disinfektan, Kasus COVID-19 Meningkat0
Namun dari hasil pertemuan Jumat, regulasi hanya berubah dari sisi kewajiban tim menurunkan pemain U-20 saja. Mereka bisa menurunkan sejak menit awal atau sebagai pemain pengganti.
Menurutnya, hasil rapat itu akan dibahas lebih lanjut bersama manajemen klub. Mereka kemudian akan memberitahukan kepada jajaran pelatih dan pemain.
"Hasil manager meeting semalam akan kami rapatkan dulu dengan manajemen dalam waktu dekat ini. Nanti setelah rapat baru kami sampaikan secara transparan ke pemain dan ofisial terkait sikap kami," kata dia.
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno mengatakan bahwa seluruh atau 18 tim berkomitmen untuk mengikuti lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 yang berlangsung 1 Oktober 2020-28 Februari 2021.
"Semuanya sudah berkomitmen untuk ikut sebagai peserta kompetisi," kata dia.
Sebelumnya ada beberapa klub yaituPersita Tangerang, PersebayaSurabaya, Persik Kediri, Barito Putera dan Persipura Jayapura sempat keberatan dengan kelanjutan Liga 1. Namun, akhirnya semuanya dapat memahami kebijakan-kebijakan yang diambil LIB terkait kompetisi.[]
































