- UPT Dishub Garut Monitoring Pemasangan Tiang Listrik PJU
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kab. Sukabumi, Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila
- Memutus Penyebaran Covid-19, AKBP Sumarni Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan
- Koordinasi LKSP-Kadin Jabar Dengan BP2MI
- Rapat Hybrid Perdana Pengurus Baru BPB MPW PP Provinsi Jawa Barat
- 3 Pejabat Pemkab Aceh Tenggara Dibekuk Beli 6 Butir Ekstasi
- Menlu Retno Tekankan Dukungan Indonesia bagi Palestina
- MUI Desak Pilkada 2020 Ditunda: Demi Keselamatan Jiwa Manusia
- MA Potong Hukuman Anas Urbaningrum Jadi 8 Tahun Penjara
- Petugas Lapas Tangerang Tidur Saat Narapidana WN China Kabur
- Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu
- Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan
- Pemda KBB-TNI Bantu Petani yang Terimbas COVID-19
- Ridwan Kamil Bakal Ngantor di Kota Depok, Bodebek Episentrum COVID-19
- Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 2020
Karena Susah Belajar, Orang Tua Di Lebak Banten Bunuh Anak Lalu Dikubur

LEBAK -Kepolisian Polres Lebak mengungkap motif pembunuhan anak perempuan berusia 8 tahun oleh orang kandungnya, yaitu IS (27) dan LH (26), yang kemudian dikubur di Lebak. Mereka mengaku korban anak sulit memahami pelajaran.
"Jadi mereka, khususnya ibunya, LH, ini kepada almarhum ini anak kandung sendiri dia merasa kesal. Merasa anak susah diajari, sudah dikasih tahu, diajari. Dia kesal, gelap mata," kata Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma saat ditemui di ruangannya di Lebak, Banten, Senin (14/9/2020).
Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong dan gagang sapu. Ia juga mencubit dan memukul sampai si anak terjatuh. Saat ditangkap, si anak mulai lemas dan mengalami sesak napas.
Baca Lainnya :
- Warga Cianjur Temukan Bayi Perempuan yang Dibuang di Tumpukan Sampah0
- Siswa SD dan Ibunya Asal Tasikmalaya Positif COVID-190
- KPU Temukan Berkas Tidak Sah dari 3 Paslon Pilbup Bandung0
- Cabuli 4 Anak di Bawah Umur, Kakek di Cirebon Ditangkap Polisi0
- Akhirnya Terungkap Sosok Wanita yang Temani Ketua DPRD Lebak Menginap di Hotel Sebelum Meninggal0
"Ketika diangkat, didudukkan, si korban ini merasa lemas dan sesak napas. Si ibu merasa si korban ini main-main, ditambah pukulan tiga kali ke arah belakang kepala," ujarnya.
Menurut keterangan, si suami, IS, mengaku sempat akan melaporkan ke polisi begitu tahu anaknya tidak sadarkan diri. Namun hal ini dihalangi oleh ibu kandung korban. Mereka, yang tinggal di Jakarta, kemudian membawa jenazah menggunakan motor ke Cijaku untuk dikuburkan. Keduanya pun membawa anak satu lagi, yang merupakan kembaran korban.
"Dihalangi oleh istrinya, sehingga si suami mengiyakan pada saat di tengah jalan menghilangkan jejak, lalu dibawa ke Banten, Lebak, di Cikaju untuk menguburkan," ujarnya.
Mereka membawa jenazah ini ke TPU Gunung Kendeng. Katanya di sana alamat paman pelaku perempuan. Di sana juga ada kuburan nenek pelaku.[]
































