- UPT Dishub Garut Monitoring Pemasangan Tiang Listrik PJU
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kab. Sukabumi, Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila
- Memutus Penyebaran Covid-19, AKBP Sumarni Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan
- Koordinasi LKSP-Kadin Jabar Dengan BP2MI
- Rapat Hybrid Perdana Pengurus Baru BPB MPW PP Provinsi Jawa Barat
- 3 Pejabat Pemkab Aceh Tenggara Dibekuk Beli 6 Butir Ekstasi
- Menlu Retno Tekankan Dukungan Indonesia bagi Palestina
- MUI Desak Pilkada 2020 Ditunda: Demi Keselamatan Jiwa Manusia
- MA Potong Hukuman Anas Urbaningrum Jadi 8 Tahun Penjara
- Petugas Lapas Tangerang Tidur Saat Narapidana WN China Kabur
- Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu
- Deklarasi KAMI di Rengasdengklok Dibubarkan
- Pemda KBB-TNI Bantu Petani yang Terimbas COVID-19
- Ridwan Kamil Bakal Ngantor di Kota Depok, Bodebek Episentrum COVID-19
- Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 2020
Indonesia Dapat Komitmen 340 Juta Vaksin Corona dari China dan UEA

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan kunjungan ke China dan Uni Emirate Arab (UEA). Retno mengatakan, hasil kunjungan ke dua negara tersebut melebihi dari yang diharapkan.
"Dari sisi kami melihat hasil kunjungan tersebut sangat baik dan bahkan melebihi harapan kita semula," kata Retno seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Senin (24/8/2020).
Dia mengatakan, kunjungan tersebut adalah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan vaksin jangka pendek. Terutama untuk tahun 2020 dan 2021 mendatang.
Baca Lainnya :
- Plt Jubir KPK Siap Penuhi Panggilan di Sidang Firli Bahuri dan Ketua WP0
- Efek Tidur Miring ke Kiri Terungkap, Hasilnya Mencengangkan0
- Pembunuhan Terhadap Bos Pelayaran Sempat Alami Kegagalan0
- Karyawati Bos Pelayaran Bayar Rp200 Juta untuk Pembunuh Bayaran0
- Majelis Hakim Tak Cabut Hak Politik Wahyu Setiawan0
"Oleh karena itu kita ingin fokus sekarang ada pemenuhan jangka pendek. Dari kunjungan dua negara tersebut, dapat kami sampaikan bahwa untuk tahun 2020 yang telah kita secure, yang telah kita amankan adalah komitmen sebesar 20-30 juta vaksin," ungkapnya.
Sementara itu untuk tahun 202 di kuartal I, komitmen vaksin yang sudah dapat diamankan Indonesia berjumlah antara 80-130 juta vaksin. Sementara kuartal II-IV yang sudah diamankan jumlahnya 210 juta vaksin.
"Dengan demikian kalau kita bicara angka 2021, maka angka yang dapat kita secure adalah 290-340 juta. Jadi itulah yang ingin kami sampaikan. Saya ulangi, untuk 2020 yang dapat di-secure 20-30 juta. Kemudian 2021, yang dapat di-secure 290-340 juta," pungkasnya.[]
































