- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
Gelar Juara Umum PON Papua di Depan Mata, Ridwan Kamil Ungkap Pembinaan Atlet Jabar

BANDUNG - Provinsi Jawa Barat berpeluang besar mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Nasional ( PON) dalam ajang PON XX Papua.
Berdasarkan data KONI Jabar per 11 Oktober 2021 pukul 19.30 WIB, Jabar sudah meraih 245 medali dengan rincian 92 emas, 73 perak, dan 80 perunggu. Performa Jabar tersebut dinilai tak lepas dari kerja keras para atlet dan pembinaan yang dilakukan oleh KONI dan pemda provinsi serta kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- 104 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Dapat Asimilasi0
- Gaji Wali Kota Sukabumi Disumbangkan untuk Tangani Covid-190
- Rapid Test Corona di Stadion GBLA Batal, Ditolak Warga0
- Bupati di Papua Ngamuk Marahi Menko Luhut, Kami Tetap Tutup Akses0
- Puskesman Kecamatan Dusun Tengah Ampah, Lakukan Skrining0
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, Jabar telah memiliki sistem pembinaan olahraga usia dini seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi yang bertujuan untuk mencari bakat-bakat di bidang olahraga sejak usia dini.
"Jadi kita mulai dari Popda. Di level-level anak masih SD, SMP. Itu kita sudah tetapkan yang terbaik, jadi PON versi anak-anak remaja," ujar Ridwan Kamil dalam acara Live Instagram bersama media, Senin (11/10/2021).
Setelah bibit-bibit tersebut ditemukan, anak-anak itu kemudian dimasukkan ke dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) untuk mengasah anak-anak berbakat itu.
"Setelah disaring dari pekan olahraga pelajar itu, kita punya PPLP. Jadi anak-anaknya ditarik ke sekolah khusus yang memprioritaskan kesehariannya dalam olahraga sambil dia disetarakan pendidikan formalnya," tutur Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu.
Kang Emil mencontohkan peraih perunggu angkat besi Olimpiade Tokyo, Windy Cantika yang juga merupakan jebolan PPLP.
"Dia lulusan PPLP kita. Jadi, PPLP yang membuat akhirnya Windy menang. Pertama kali olimpiade dia menang medali perunggu, sekarang pertama kali PON dia menang medali emas, usianya masih 19 tahun. Jadi urutannya gitu," jelasnya.
Tak hanya kompetisi usia dini, kompetisi olahraga pun melebarkan sayap ke beberapa event olahraga antardaerah, seperti Pekan Olahraga Pegawai Negeri Sipil, Pekan Olahraga Pesantren, hingga Pekan Olahraga Daerah.
Di sisi lain, tambah Kang Emil, Jabar punya tradisi kuat olahraga ilmiah dengan kehadiran jurusan olahraga di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Hal itu, kata Kang Emil, menjadi modal utama dalam pengembangan olahraga secara ilmiah (sport science).
"Jadi, keunggulan Jawa Barat di masa depan adalah sport sciene. Menggunakan keilmuwan untuk memperbaiki performa fisik," sebut Kang Emil.
Terakhir, Kang Emil juga mendesain agar masyarakat senang bergerak dan olahraga. Oleh karena itu, melalui akun media sosialnya, dia rajin mengajak berolahraga. "Makanya kalau postingan saya olahraga bagian dari kampanye mengolahrgakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga," pungkasnya.[]
<!--[if gte mso 9]><xml>
































