- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
4.143 Personel Gabungan Siap Amankan Pilwu Serentak

CIREBON -- Ribuan personel gabungan siap mengamankan Pemilihan Kuwu/Kepala Desa (Pilwu) Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon. Mereka merupakan para personel dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Satpol PP, Linmas, dan lainnya.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, menyebutkan, totalnya terdapat 4.143 personel yang dikerahkan untuk pengamanan Pilwu Serentak 2021. Mereka bakal diterjunkan untuk mengamankan seluruh tahapan Pilwu tersebut.
Baca Lainnya :
- 104 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Dapat Asimilasi0
- Gaji Wali Kota Sukabumi Disumbangkan untuk Tangani Covid-190
- Rapid Test Corona di Stadion GBLA Batal, Ditolak Warga0
- Komisi IV DPRD Lampung Tinjau Langsung Simpul-Simpul Transportasi Publik0
- Bupati Bogor, Tidak akan Memotong ASN yang Gajinya Rp 2 Juta 0
Arif menyebutkan, dari total personel yang terlibat dalam pengamanan Pilwu Serentak 2021 itu sebanyak 1.561 orang merupakan personel Polri. Sedangkan 2.582 personel merupakan gabungan dari unsur TNI, Satpol PP, Linmas, pemerintah kecamatan, dan lainnya.
"Kami pastikan seluruh personel telah siap untuk mengamankan Pilwu Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon," kata Arif, saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Sangkan Jati 2021 di Mapolresta Cirebon, Selasa (12/10).
Adapun tahapan pelaksanaan pilwu telah berjalan sejak September 2021 lalu. Sedangkan tahapan pemungutan suara dijadwalkan akan berlangsung pada 21 November 2021.
Saat ini, tahapan Pilwu Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon akan memasuki tahap seleksi akademis bagi desa yang memiliki bakal calon kuwu lebih dari lima orang. Terdapat beberapa desa yang akan melaksanakan seleksi akademis bagi bakal calon kuwu.
Pilwu Serentak 2021 akan digelar di 135 desa se-Kabupaten Cirebon. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 112 desa yang masuk ke wilayah hukum Polresta Cirebon. Sedangkan 23 desa lainnya berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
"Kami juga gencar mengadakan vaksinasi massal dalam rangka persiapan Pilwu Serentak. Vaksinasi itu diselenggarakan serentak di 60 puskesmas se-Kabupaten Cirebon," ujar Arif.
Arif menyatakan, pihaknya sengaja memilih desa-desa yang akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa sebagai lokasi vaksinasi. Hal tersebut menjadi terobosan Polresta Cirebon untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di desa yang menggelar pilwu.
Vaksinasi tersebut diharapkan membuat kekebalan kelompok di desa yang akan melaksanakan pilwu telah terbentuk. Sehingga gelaran Pilwu Serentak 2021 tidak berimbas pada peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana, menyebutkan, 135 desa yang akan menggelar pilwu secara serentak itu tersebar di 38 kecamatan di Kabupaten Cirebon. Dalam pelaksanaan pencoblosan, akan diatur supaya tidak terjadi kerumunan massa. Karenanya, setiap tempat pemungutan suara (TPS) hanya dibatasi 500 orang pemilih saja. "Setiap pemilih juga wajib melampirkan kartu vaksin di TPS. Jadi, selain menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, juga harus ada kartu vaksin. Kita tidak main-main," tandas Erus.[]
<!--[if gte mso 9]><xml>
































