- Produksi Narkoba di Rumahnya, Polisi Tangkap Warga Dusun Pagelaran Karawang
- BP2MI Bongkar Penempatan 36 Calon Pekerja Migran Ilegal di Cirebon
- 21 Orang Tak Berkutik Digerebek saat Asyik Judi Sabung Ayam
- Dinkes Kota Bandung Lakukan Tes Antigen Ribuan Siswa
- KPK Klaim Sudah Telusuri Info Beking Azis Syamsuddin di Internal
- Adik Mantan Bupati Lampung Utara Diduga Terima Uang Panas Rp2,3 Miliar
- Indonesia Bungkam Malaysia, Jojo Kunci Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2020
- 7 Santri Tewas Tenggelam 3 Hilang, Kegiatan Pramuka Susur Sungai di Cileueur
- Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli 8 Anak Gadis di Bandar Lampung
- Ikrarnya Iblis Di Hadapan Allah Ta`ala Untuk Menipu Manusia Dengan Yang Indah-Indah
- Minuman yang Bisa Bantu Tingkatkan Fungsi Jantung
- Ketimbang Diet, Olahraga Lebih Bermanfaat untuk Umur Panjang
- Objek Wisata di Pangandaran Sosialisasikan PeduliLindungi
- Pemkot Sukabumi Percepat Vaksinasi, RS agar Rekomendasikan ODHA
- Gubernur Jabar Ungkap Rahasia Prestasi Jabar Berkat Sport Sains
2 Gejala Utama Menopause yang Sering Disalahartikan

Menopause mempengaruhi semua wanita. Namun banyak yang tidak menyadari beberapa gejala utama dan sering disalahartikan atau diagnosis sebagai sesuatu yang lain.
Baca Lainnya :
- Luhut Pandjaitan Tegaskan Tak Ada Penghentian Moda Transportasi di Jabodetabek0
- Kejagung Minta Keterangan Ahli Asuransi Irvan Rahardjo Soal Kasus Jiwasraya0
- 1 Warga Kota Sukabumi Positif Corona0
- Sungai Cidurian Jebol Komplek Griya Bandung Indah, Ratusan Rumah Terendam 0
- Dorong Percepatan Tangani Wabah Corona, DPRD KBB Bentuk Panja0
Kecemasan dan suasana hati yang buruk adalah beberapa gejala menopause yang paling sering salah didiagnosis.
Suasana hati yang rendah dan kecemasan sering salah didiagnosis sebagai depresi dan wanita secara teratur diberikan antidepresan.
Ini karena hampir tidak ada pendidikan menopause di sekolah kedokteran dan hampir tidak ada pada 10 tahun sebelum menopause (perimenopause) tentang gejala psikologis.
Menopause sendiri merupakan peralihan dalam kehidupan seorang wanita, tetapi bisa muncul dengan efek samping yang bisa mengkhawatirkan. Sementara kebanyakan orang menyadari gejala seperti hot flushes atau kehilangan menstruasi.
Sementara itu, beberapa gejala menopause dan perimenopause yang paling umum termasuk mood rendah, kabut otak, libido rendah, kulit kering, jantung berdebar-debar, kecemasan, rambut rontok, infeksi saluran kemih (ISK), atrofi atau kekeringan vagina.
Penambahan berat badan, insomnia, kurang energi, menstruasi tidak teratur, muka memerah, dan keringat malam.
Namun dari gejala itu, banyak juga yang merupakan indikator kunci dari kondisi lain dan dalam beberapa kasus menyebabkan wanita mendapatkan pengobatan yang tidak perlu.[]
































