- Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan
- Uang Pensiun PNS Bakal Lebih Besar, Ini Bocorannya
- Pelaku Pelecehan Seksual kepada Istri Isa Bajaj Terancam 10 Tahun Penjara
- Biden Resmi Menjabat, RI Berharap Hubungan dengan AS Menguat
- Jadi Kapolri, Listyo Sigit Diyakini Langsung Bergerak Cari Kabareskrim Baru
- Rencana Listyo Sigit Hapus Tilang di Jalan Mendapat Respons Positif
- Muncikari Penjual Janda secara Online Diringkus di Banyuwangi
- Keponakan Luhut Calon Kuat Bos SWF Dana Abadi RI
- 3 Petinggi Sunda Empire Tetap Divonis 2 Tahun Penjara
- Dalami Suap Proyek di Indramayu, KPK Panggil 4 Legislator Jawa Barat
- Dugaan Korupsi di PG Djatiroto PTPN XI Jember Masuk Tahap Penyidikan
- MAKI Lacak Harun Masiku di Dua Negara, Minta KPK Terbitkan Red Notice
- BMKG Sebut Gempa Dahsyat Sulut 7,1 SR Akibat Subduksi Lempeng Filipina
- Klarifikasi Kasus Pencemaran Nama Baik, 1 Wartawan Dipanggil Ditreskrimum Polda Jabar
- 25 Tapping Box Dipasang di Rumah Makan dan Restoran, Hindari Kebocoran Pajak
Pemerintah Bakal Sebar Petugas Vaksinasi Covid ke 34 Provinsi

JAKARTA,--Pemerintah tengah menyiapkan puluhan ribu tenaga vaksinator jelang vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan secara bertahap.
Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan bahwa seluruh petugas tersebut akan disebar ke 34 provinsi di seluruh Indonesia.
"Pelatihan sudah dilakukan untuk 12.408 orang di 21 provinsi. Sementara workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator telah dilangsungkan untuk 29.635 orang di 34 provinsi," ujar Oscar dalam keterangan pers virtual yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (14/12).
Baca Lainnya :
- Penyebab Penyakit Step pada Anak, Gejala, dan Pengobatannya0
- Cegah Pembekuan Darah Jantung, Jangan Duduk Diam di Pesawat Terlalu Lama0
- TNI-Polri Tembak Mati Anggota KKSB di Intan Jaya0
- Pemerintah Siapkan Skenario Jemput WNI di Kapal Pesiar Jepang0
- Kemenag Rencanakan Jemaah Haji 2020 Sebanyak 231 Ribu0
Dia menuturkan seluruh pelatihan telah dirangkum dalam kurikulum virtual agar setiap vaksinator mempunyai keilmuan yang sama dalam melakukan vaksinasi bertahap.
"Tentang APD, Kemenkes juga menyiapkan untuk sosialisasi ke seluruh pelatihan vaksinator ini. Sekaligus penyediaan cold chain atau rantai dingin, logistik pendukung, termasuk APD level satunya," ujarnya.
Oscar memastikan bahwa pemerintah akan menyediakan vaksin yang aman, efektif, dan mematuhi azas kehalalan di Indonesia. Terkait dengan kepastian kehalalan vaksin Covid-19, Kemenkes telah bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Vaksin yang efektif itu tentunya untuk melindungi individu-individu dan masyarakat dari penularan penyakit-penyakit. Selain itu juga agar kemungkinan mengalami gejala lebih ringan ketika menghadapi penyakit itu," jelasnya.
Dia menyebutkan bahwa upaya melakukan vaksinasi bertahap bukannya tanpa tantangan. Salah satu yang harus dihadapi oleh Indonesia untuk mencapai pemerataan distribusi vaksin adalah faktor geografis.
"Nakes-nakes [tenaga kesehatan] kita, vaksinator kita, mempunyai effort yang luar biasa untuk menjangkau daerah tertentu," katanya.
Kendati vaksin telah hadir, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitangan dengan sabun.
"Bahwa mematuhi kemudian menjalankan protokol kesehatan dengan baik, itu adalah paling ampuh dari semua upaya-upaya yang selama ini kita yakini," pesan Oscar.[]

































