- Pencairan Bankeu Tercium Aroma Korupsi, 10 Desa di Kab Tasik Diperiksa
- COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur\'aniyyah Kabupaten Majalengka
- 159 Calon Jamaah Haji Tarik Uang Pendaftaran, Tak Ada Kepastian Jadwal Keberangkatan
- 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Akibat Klaster Hajatan di Subang
- Modus Beli Bersubsidi, Oplosan Gas Elpiji di Bogor Dibongkar
- PPKM Terus Diperpanjang, Tapi Kasus COVID-19 di Cimahi Malah Naik
- Dinkes KBB Sebut Naiknya Kasus COVID-19 Usai Lebaran
- Sinergitas Lapas Garut Dengan Dinas Damkar, Tentang Penanggulangan Kebakaran
- Kapolri Terbitkan Surat Telegram Cegah Gangguan Keamanan di Kawasan Pelabuhan
- Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu
- Kedubes RI di Singapura Diminta Jaksa Agung Pulangkan Andelin Lis
- Kemlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI Stranded dari Fiji
- Ridwan Kamil Siapkan 3.000 Bed Tambahan, Pasien COVID-19 Terus Bertambah
- RSUD Kota Tangerang Kewalahan Tampung Pasien, Kasus Covid-19 Melonjak
- 11 Siswa Boarding School di Kota Bogor Terpapar Corona
Nasib Wanita Open BO di Tangan Sang Tamu

JAKARTA - Beberapa kasus prostitusi online yang melibatkan wanita open booking out (BO) berujung di tangan sang tamu. Wanita yang melayani pria hidung belang dibunuh usai berkencan. Ironisnya, harta bendanya pun digasak.
Rata-rata wanita open BO berusia di bawah 35 tahun. Open BO dilakukan oleh wanita yang biasanya sudah malang melintang di dunia esek-esek, namun tempat kerjanya kini tutup lantaran pandemi. Ada juga wanita remaja masih duduk di bangku sekolah yang terjerumus ke bisnis prostitusi karena terpengaruh pergaulan. Kemudian, penyalahgunaan handphone/HP melalui aplikasi MiChat membuat wanita remaja terjebak ke dunia hitam.
Oktober 2020
Baca Lainnya :
- Disdik Tunggu Kebijakan Wali Kota Bandung, Belajar di Rumah Kemungkinan Besar Diperpanjang 0
- Warga Banjarnegara Temukan Petai Raksasa di Hutan0
- Tukang Ojek Hingga Sopir Jangan Khawatir, Cicilannya Dilonggarkan 1 Tahun0
- Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto Meninggal Dunia0
- Jejak Wawalkot Yana Sebelum Positif Corona0
Wanita berinisial SS ditemukan tewas di rumah kontrakan lantai 2 Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Korban dibunuh oleh Bayu Bani Adal usai melakukan hubungan badan. Pelaku sebelumnya janjian dengan korban di kontrakannya untuk berkencan dengan tarif Rp450 ribu sekali main. Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota.
Maret 2021
Pelaku pembunuhan dua perempuan muda di Bogor ditangkap polisi. Pengakuan tersangka Rian (21), awalnya dia memesan Elya (23) melalui metode open BO dengan janji membayar Rp1 juta. Setelah ketemuan di hotel Puncak dan melakukan hubungan intim, Rian mencekik korban kemudian mengambil barang berharga.
Dua pekan sebelumnya, Rian juga membunuh siswi SMK bernama Diska Putri yang mayatnya ditemukan dalam bungkusan plastik besar hitam di Jalan Raya Cilebut, Sukaresmi, Bogor, Kamis (25/2/2021).
Mei 2021
Wanita open BO berinisial IWA alias V dibunuh usai berhubungan badan dengan pelanggannya di sebuah hotel di Menteng, Jakarta Pusat. Si pelaku AA membawa kabur barang berharga milik korban untuk judi online.[]
2 Begal Kambuhan Bandung Dihadiahi Timah Panas
BANDUNG - Seorang perempuan di Kota Bandung menjadi korban pembegalan. Selain kehilangan barang berharga miliknya, perempuan yang berprofesi sebagai perawat itu juga mengalami luka-luka.
Aksi begal yang terjadi di Jalan Cipamokolan, Kota Bandung itu dilakukan oleh dua pemuda berinisal TR dan AR, Sabtu 5 Juni 2021 lalu.
Kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motornya di Jalan Cipamokolan. Korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri ternyata dibuntuti kedua pelaku. Kedua pelaku kemudian memepet korban dan langsung merampas tas dan handphone milik korban.
"Setelah melihat kondisi sekitar aman, mereka langsung merampas tas dan HP korban," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (9/6/2021).
Korban yang tak berdaya tersebut akhirnya terjatuh dari sepeda motornya hingga mengalami luka-luka di bagian tangan dan bibirnya. "Korban terjatuh dan mengalami luka di tangan dan sobek di bibirnya," ujarnya.
Adanan melanjutkan, tak kurang dari 24 jam sejak peristiwa itu terjadi, Unit Reskrim Polsek Rancasari berhasil meringkus kedua pelaku. TR ditangkap lebih dulu kemudian disusul oleh AR. "Karena mencoba kabur saat pengembangan, kita hadiahi timah panas di kakinya," katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Adanan, kedua pelaku ternyata berafiliasi dengan anggota geng motor. Mereka pun kerap melakukan aksi kejahatan serupa.
"Kita cek ternyata sudah melakukan 15 kali. Kejadiannya di Rancabolang sampai Gedebage, sudah kita cek laporan polisinya ada di Uujung Berung, Kiara Codong dan Batu Nunggual, pelaku ini pemain lama, kita sudah kumpulkan barang bukti dari kejadian sebelumnya," paparnya.
Di kantor polisi, kedua begal kambuhan itu tak berkutik. Dengan kaki diperban akibat luka tembak, keduanya hanya tertunduk malu. Akibat perbuatannya, keduanya diancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara paling lama sembilan tahun.[]
































