Jangan Sepelekan Gejala Pikun, 4 Cara Mencegahnya

By Polkrim News. 17 Okt 2020, 22:20:16 WIB Kesehatan
Jangan Sepelekan Gejala Pikun, 4 Cara Mencegahnya

Masyarakat agar tidak meremehkan 'demensia syndrome' atau gejala pikun, karena jika dibiarkan bisa semakin parah dan membuat penderita mengalami ketergantungan terhadap orang lain.  Pikun atau demensia itu terjadi karena adanya gangguan fungsi pada saluran saraf otak yang tidak berfungsi dengan baik.

Karena dianggap sebagai gejala penyakit biasa, tidak banyak orang yang melakukan pemeriksaan medis ataupun pengobatan khusus untuk mengatasi hal ini. Kepikunan terdapat dua proses di antaranya gangguan secara alami dan non alami.

Usia lanjut sangat rentan mengalami demensia secara alami, dan penyembuhan sulit dilakukan pada lansia di usia 65 tahun ke atas. Namun gejala itu masih bisa ditunda supaya tidak mengalami kondisi yang lebih parah dari sebelumnya.

Baca Lainnya :

Meskipun tidak ada gejala rasa sakit namun sering mengalami lupa berkali kali secara berurutan, ada baiknya dilakukan pemeriksaan ke dokter supaya diketahui penyebabnya untuk mendapatkan solusi atau terapi medis.

Proses kepikunan secara nonalami biasanya dipengaruhi karena seseorang sebelumnya pernah menderita penyakit kronis, misalnya penderita stuk, darah tinggi, kencing manis dan stres.

Selain dipicu karena penyakit bawaan, faktor lainnya seperti pendarahan otak akibat kecelakaan dan trauma ikut mempengaruhi terjadinya demensia.

Pengobatan pada pasien demensia ini biasanya hanya ditekankan pada proses pencegahan supaya tidak semakin parah. Jika penyakit ini sudah menjadi parah, maka pasien dimensia akan mengalami kesulitan dan butuh bantuan dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Selain itu juga bisa timbul gangguan perilaku dan emosi tinggi seperti marah-marah gelisah sulit tidur berhalusinasi dan rasa curiga tinggi.

Dokter akan memberikan tindakan penanganan sesuai dengan kebutuhan. Biasanya memberikan saran untuk memperbaiki pola makan sehat dan mengkonsumsi suplemen.

Saran cara sederhana untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gejala pikun dini, yaitu;

1. Menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga rutin sesuai dengan kebutuhan.

2. Mengkonsumsi makanan bergizi.

3. Melakukan kegiatan asah otak (sering membaca/menulis).

4. Kurangi stes dengan menghibur diri (bahagia).

Pada umumnya, gejala pikun dini disebabkan karena tingkat stres yang berlebihan. Oleh karena itu lakukanlah gaya hidup sehat dan benar agar fungsi saluran saraf orak tidak cepat mengalami perubahan sebelum waktunya.

Pikun atau gangguan memori adalah kondisi ketika otak memiliki kesulitan untuk menyimpan, mengendalikan, dan mengingat kembali memori. Sebenarnya, masalah ingatan dan penurunan kemampuan berpikir merupakan bagian yang cukup umum dari penuaan.

Ada perbedaan di antara perubahan ingatan yang normal dengan jenis kehilangan ingatan yang berhubungan dengan penyakit tertentu di otak. Namun, jika tidak segera ditangani, gangguan memori dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti penyakit Alzheimer misalnya.

Oleh karena itu, seperti halnya penyakit lainnya, penting untuk mengenali gejala-gejala awal dari gangguan memori, agar segera mendapatkan penanganan. Beberapa gejala yang umum terjadi pada pengidap gangguan memori adalah:

    Konfabulasi (misalnya, memori ciptaan atau memori asli teringat secara berurutan).

    Linglung.

    Depresi.

Kesulitan mengatasi tugas sehari-hari, seperti mengerjakan balance buku tabungan, memenuhi janji pertemuan, atau menyiapkan makanan.

Melupakan orang, fakta dan kejadian yang sebelumnya diketahui dengan baik.

Tersesat atau salah menaruh barang.

Semakin kesulitan dalam mengikuti petunjuk atau melakukan pendekatan tahap-demi-tahap untuk tugas familiar.

Mudah marah.

Masalah bahasa, seperti mencampur kata-kata atau kesulitan mengingat kata.

Gangguan neurologis (misalnya tremor, gerakan tidak terkoordinasi).

Performa buruk dalam tes memori.

Mengulangi cerita dan/atau pertanyaan yang sama

Ada banyak hal yang dapat memicu terjadinya gangguan memori pada seseorang. Beberapa di antaranya adalah:

Efek samping obat-obatan tertentu.

Trauma atau cedera kepala ringan. Cedera kepala akibat terjatuh atau kecelakaan, bahkan cedera yang tidak disadari dapat menyebabkan masalah memori.

Depresi atau gangguan kesehatan mental lainnya. Stres, kecemasan atau depresi dapat menjadi alasan yang menyebabkan lupa, linglung, kesulitan berkonsentrasi dan masalah lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Alkoholisme kronis dapat dengan serius merusak kemampuan mental. Alkohol juga dapat menyebabkan kehilangan ingatan jika berinteraksi dengan obat-obatan.

Kekurangan vitamin B-12. Vitamin B-12 membantu menjaga kesehatan sel-sel saraf dan sel-sel darah merah. Kekurangan vitamin B-12 sering terjadi pada orang usia lanjut dan dapat menyebabkan masalah memori.

Hipotiroidisme. Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) memperlambat pengolahan nutrisi untuk menciptakan energi bagi sel (metabolism). Oleh karena itu, penyakit ini dapat menyebabkan lupa dan masalah berpikir lainnya.

Tumor di otak dapat menyebabkan masalah memori atau gejala seperti demensia lainnya.

Pertajam Ingatan dengan Hal-Hal Ini

Gangguan memori yang disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu memang memerlukan pengobatan medis. Namun, selain pengobatan medis, ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan di rumah, untuk mengatasi gangguan memori yang masih ringan, atau sebagai kelanjutan dari pengobatan medis. Berikut beberapa di antaranya:

Tingkatkan minat atau hobi dan terus terlibat dalam aktivitas yang merangsang baik tubuh dan pikiran.

Perhatikan kebugaran fisik dan olahraga, ini juga dapat sangat membantu dalam menjaga keadaan pikiran yang sehat.

Batasi penggunaan minuman beralkohol, ini penting atau berhenti minum adalah yang terbaik karena kebiasaan minum yang berat dari waktu ke waktu dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.

Banyak orang merasa bahwa membuat perencanaan tugas sangat membantu. Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan, gunakan buku catatan, kalender, dan bantuan memori lainnya. Orang juga dapat mengingat dengan lebih baik dengan secara mental menghubungkannya dengan hal-hal lain yang memiliki arti, seperti nama, lagu, atau syair puisi yang familiar.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 3Kanan - Iklan 4

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama