- Persib Bandung Amankan Tiket Semifinal, Kalahkan Persebaya Surabaya (3-2)
- Tawuran Pelajar di Sukabumi Berujung 1 Orang Tewas, 2 Luka-Luka
- Bapak di Blitar Perkosa Anak Kandungnya, Nafsu Usai Nonton Sinden Joget
- Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja
- Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang
- KPK Akan Lakukan Rotasi, Cegah Terulangnya Pencurian Barang Bukti
- Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan
- Jubir Satgas Covid-19: Nekat Mudik, Harganya Nyawa
- Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin
- Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan
- Disparbud Jabar Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021
- Rumah di Wonoagung Pasca Gempa Malang Rata dengan Tanah
- Korban Gempa Bumi di Jawa Timur Terus Bertambah
- BNPB: Korban Gempa 6 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
- BBPLK Bandung Targetkan Minimal 70 Persen Peserta Pelatihan Terserap oleh Industri
Gara-gara Google, Wanita Ini Tak Sengaja Kirim Video Syurnya ke Ibu Kandung

OTTAWA - Seorang wanita asal Kanada merasa malu setelah dia secara tak sengaja mengirim videonya yang berperingkat X kepada Ibu kandungnya. Dia menyalahkan fitur Google Photos yang terlalu canggih, yang menggunakan teknologi pengenalan wajah.
Kara Tonin berbagi cerita yang dia alami dalam video TikTok. Dalam video pendek itu, dia menjelaskan bagaimana dia telah menyiapkan fitur di ponselnya untuk secara otomatis mengirim foto putranya ke sang nenek.
Namun, ketika Tonin memutuskan untuk merekam videonya vulgarnya di dapur, dia benar-benar lupa bahwa foto putranya berlatar belakang lemari es yang ada di dapur tersebut. Fitur Google Photos dengan teknologi pengenalan wajah secara otomatis juga mendeteksi videonya karena sama-sama berlokasi di dapur.
Baca Lainnya :
- UN dan US di Jabar Ditunda0
- Sekolah di Jawa Barat Diliburkan karena Ancaman Corona0
- Ridwan Kamil Informasikan Pasien Positif Corona di Jawa Barat 0
- Pemerintah Akui Petugas Medis Meninggal Terinfeksi Corona0
- Positif Corona, Menhub Budi Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto0
"Ini adalah PSA untuk siapa saja yang menggunakan Google Photos atau aplikasi foto apa pun yang memiliki [teknologi] pengenalan wajah," katanya dalam video tersebut untuk memperingatkan orang-orang pengguna teknologi serupa agar berhati-hati.
“Jadi Google Photos memiliki hal yang luar biasa di mana ia mengenali wajah orang dan jika Anda mengetikkan nama mereka, itu akan menarik setiap gambar dan video dengan wajah mereka di dalamnya," ujarnya.
“Dan kemudian Anda dapat membuat album orang itu dan membagikannya dengan teman dan keluarga Anda," lanjut dia, seperti dikutip The Sun, Senin (5/4/2021).
“Bukankah teknologi luar biasa? Sedikit terlalu luar biasa jika Anda bertanya kepada saya!," imbuh dia.
Tonin kemudian menjelaskan bahwa dia telah mengatur fitur untuk secara otomatis mengirim foto apa pun yang dia ambil dari putranya; Josh, langsung ke Ibunya.
“Jadi beberapa waktu yang lalu saya memutuskan saya ingin sedikit meningkatkan hubungan saya,” katanya.
“Jadi saya membuat video dengan rating-R di mana saya melakukan hal-hal yang tak terkatakan dan tidak bijak dan Google Photos mengambil gambar yang sangat kecil dari anak saya berlatar belakang lemari es saya," paparnya.
"Dan berkata 'hei itu foto Josh, ayo kirim videonya ke Ibu Kara'.Maafkan saya, Bu," sesal Tonin.
Video penjalan Tonin tersebut telah menjadi viral, ditonton hampir 2 juta kali, dan mendapat ribuan komentar dari orang-orang yang histeris atas insiden tersebut.[]

































