- Pencairan Bankeu Tercium Aroma Korupsi, 10 Desa di Kab Tasik Diperiksa
- COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur\'aniyyah Kabupaten Majalengka
- 159 Calon Jamaah Haji Tarik Uang Pendaftaran, Tak Ada Kepastian Jadwal Keberangkatan
- 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Akibat Klaster Hajatan di Subang
- Modus Beli Bersubsidi, Oplosan Gas Elpiji di Bogor Dibongkar
- PPKM Terus Diperpanjang, Tapi Kasus COVID-19 di Cimahi Malah Naik
- Dinkes KBB Sebut Naiknya Kasus COVID-19 Usai Lebaran
- Sinergitas Lapas Garut Dengan Dinas Damkar, Tentang Penanggulangan Kebakaran
- Kapolri Terbitkan Surat Telegram Cegah Gangguan Keamanan di Kawasan Pelabuhan
- Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu
- Kedubes RI di Singapura Diminta Jaksa Agung Pulangkan Andelin Lis
- Kemlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI Stranded dari Fiji
- Ridwan Kamil Siapkan 3.000 Bed Tambahan, Pasien COVID-19 Terus Bertambah
- RSUD Kota Tangerang Kewalahan Tampung Pasien, Kasus Covid-19 Melonjak
- 11 Siswa Boarding School di Kota Bogor Terpapar Corona
Diduga Hasil Hubungan Terlarang Kakak Adik, Jasad Bayi Ditemukan di Bintara Jaya Bekasi

BEKASI - Jasad bayi ditemukan di semak-semak Kampung Setu, Kelurahan Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (8/6/2021) malam. Bayi malang tersebut diduga hasil hubungan gelap antara saudara kandung yakni kakak dan adik. Saat ini, keduanya sudah diamankan petugas kepolisian.
Yati, pegawai Kelurahan Bintara Jaya mengatakan, awalnya jasad bayi ditemukan oleh warga sekitar yang hendak memancing dekat semak-semak. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Bekasi Kota. Hanya beberapa jam saja pelaku pembuangan bayi diamankan. Jasad bayi dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi guna kepentingan penyelidikan.
Ketua RT04/01 Bintara Jaya Nasrudin menjelaskan, dua pelaku yang diamankan merupakan warga pendatang yang mendiami rumah berlokasi hanya 50 meter dari tempat pembuangan bayi. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku setelah melihat bercak darah yang mengarah ke rumah pelaku.
Baca Lainnya :
- Warga Banjarnegara Temukan Petai Raksasa di Hutan0
- Tukang Ojek Hingga Sopir Jangan Khawatir, Cicilannya Dilonggarkan 1 Tahun0
- Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto Meninggal Dunia0
- Jejak Wawalkot Yana Sebelum Positif Corona0
- Ketua KPK Respons Kritik ICW soal Minim Prestasi0
”Dua pelaku memang warga saya, tapi mereka pendatang yang baru 2 bulan pindah. Mereka tidak laporan saat mendiami rumah itu,” ucapnya.
Setelah diinterogasi dua pelaku pembuangan bayi ternyata memiliki hubungan darah yakni kakak dan adik. ”Kakaknya yang perempuan, umurnya sekitar 20 tahunan. Adiknya laki-laki, umurnya mungkin 18 tahunan,” kata Yati.
Kasie Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan peristiwa tersebut. “Masih dalam pengembangan. Dua pelaku masih dimintai keterangan oleh penyidik,” ucapnya.[]
































