- Persib Bandung Amankan Tiket Semifinal, Kalahkan Persebaya Surabaya (3-2)
- Tawuran Pelajar di Sukabumi Berujung 1 Orang Tewas, 2 Luka-Luka
- Bapak di Blitar Perkosa Anak Kandungnya, Nafsu Usai Nonton Sinden Joget
- Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja
- Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang
- KPK Akan Lakukan Rotasi, Cegah Terulangnya Pencurian Barang Bukti
- Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan
- Jubir Satgas Covid-19: Nekat Mudik, Harganya Nyawa
- Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin
- Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan
- Disparbud Jabar Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021
- Rumah di Wonoagung Pasca Gempa Malang Rata dengan Tanah
- Korban Gempa Bumi di Jawa Timur Terus Bertambah
- BNPB: Korban Gempa 6 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
- BBPLK Bandung Targetkan Minimal 70 Persen Peserta Pelatihan Terserap oleh Industri
Bupati H. Marwan Hamami Hadiri Pelantikan PWI Kabupaten Sukabumi

KABUPATEN SUKABUMI [POLKRIM]-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi kepengurusan periode 2020-2023 resmi dikukuhkan hari ini di Pendopo, Rabu, (07/04/21). Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Asep Solihin mengatakan, kepengurusannya akan berlari kencang. Apalagi dengan berbagai program kerja yang telah disiapkan.
“Program paling strategis ialah uji kompetensi wartawan. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan profesionalime anggota dan membuat bengkel jurnalistik untuk anggota dan masyarakat umum,” ucapnya.
Di sisi lain untuk meningkatkan kesejahteraan, PWI Kabupaten Sukabumi pun membentuk koperasi. Hal itu sebagai upaya menyejahterakan anggota.
Baca Lainnya :
- Robert Tepati Janji Beri Kado Spesial untuk Persib0
- ASN Boleh Kerja dari Rumah Sampai 31 Maret 20200
- Peta Sebaran Corona di Jawa Barat, 10 Positif0
- Aliansi Buruh se-Jawa Barat Demo Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja0
- Persib Kokoh di Puncak, Menang 2-1 atas PSS Sleman0
“Selain koperasi, kita pun ada organisasi sayap. Mulai dari IKWI, SMSI, PWI Peduli, hingga rumah bantuan hukum,” ucapnya.
Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat mengingatkan para pengurus untuk menjalankan undang undan pers dan kode etik jurnalistik. Apalagi peran wartawan sebagai sosial kontrol, bukan untuk menjatuhkan.
“Jalankan kode etik dan apa yang ditulis adalah kebenaran,” terangnya.
Selain itu, dirinya meminta para wartawan untuk terus mengasah kemampuan menulis. Hal itu agar tulisannya laik dan seuai kompetensi.
“Jangan sampai uji kompetensi gagal akibat tak bisa menulis,” bebernya.
Tak hanya itu, Dirinya pun meminta peran PWI di masa pandemi covid 19. Terutama dalam membantu membangkitkan gairah ekonomi.
“Di masa pandemi ini, PWI harus ikut membangkitkan gairah ekonomi. Namun tetap dengan protokol kesehatan,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, mengapresiasi pelantikan pengurus PWI Kabupaten Sukabumi periode 2020-2023. Apalagi, organisasi profesi wartawan itu memiliki posisi strategis dalam membantu Pemda. Terutama membantu penyebaran informasi kinerja Pemda kepada masyarakat.
“Selamat atas dikukuhkannya kepengurusan masa bhakti 2021-2023. Pelantikan ini bisa menguatkan peran PWI di masyarakat,” ujarnya.
Menurut H. Marwan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki harapan besar terhadap insan pers yang tergabung di PWI Kabupaten Sukabumi. Terutama dalam menyampaikan berita yang aktual dan akuntabel.
“Di era digital ini, informasi nyaris tanpa filter. Maka dari itu, profesionalisme harus terus dijunjung,” ucapnya.
Oleh karena itu, H. Marwan menyetujui adanya uji kompetensi wartawan. Hal itu sebagai sarana untuk menyaring kompetensi wartawan.
“Setuju kalau PWI mengedepankan uji kompetensi. Termasuk memegang teguh kode etik,” Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang secara langsung hadir dalam pelantikan tersebut mengatakan, segudang program PWI yang telah dilahirkan sangat membantu pemerintah.
Sebab, profesionalisme seorang jurnalis dan kompetensi profesi itu sangat diperlukan sehingga tertanam dan menghasilkan pemberitaan yang sesuai kaidah.
“Tentu kehadiran PWI sangat kami apresiasi. Ya minimal akan menghasilkan pemberitaan yang bukan hoax dan berimbang,” kata Marwan.
Karena, melalui uji kompetensi diharapkan sebagai filter, kemudian peran wartawan yang sangat mulia mampu mendorong pertumbuhan pembangunan lewat berita yang disuguhkan.
“Tentunya, berita akan lebih bermanfaat kontrol sosial yang sangat relevan dalam situasi kondisi saat ini. Dan saya yakin wartawan usai uji kompetensi tidak asal tulis saja melainkan meyakini pemberitaan yang bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Marwan.
Ia berharap, usai pelantikan PWI ini bisa mengikis wartawan yang dalam artian masih tanda kutip. Beda halnya dengan wartawan yang eksistensi media dan pemberitaannya jelas ada. “Tetap jadi wartawan yang terus membantu mendorong dan mempublikasi untuk pembangunan Kabupaten Sukabumi lebih baik,” tandasnya.[ba/dn]

































