- Persib Bandung Amankan Tiket Semifinal, Kalahkan Persebaya Surabaya (3-2)
- Tawuran Pelajar di Sukabumi Berujung 1 Orang Tewas, 2 Luka-Luka
- Bapak di Blitar Perkosa Anak Kandungnya, Nafsu Usai Nonton Sinden Joget
- Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja
- Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang
- KPK Akan Lakukan Rotasi, Cegah Terulangnya Pencurian Barang Bukti
- Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan
- Jubir Satgas Covid-19: Nekat Mudik, Harganya Nyawa
- Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin
- Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan
- Disparbud Jabar Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021
- Rumah di Wonoagung Pasca Gempa Malang Rata dengan Tanah
- Korban Gempa Bumi di Jawa Timur Terus Bertambah
- BNPB: Korban Gempa 6 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
- BBPLK Bandung Targetkan Minimal 70 Persen Peserta Pelatihan Terserap oleh Industri
Bio Farma Janji 4 Juta Vaksin Selesai Diproduksi Februari 2021

JAKARTA - PT Bio Farma memastikan sebanyak 4 juta vaksin Covid-19 bakal selesai diproduksi pada Februari 2021 mendatang. Vaksin ini merupakan bagian dari 15 juta bahan baku vaksin (bulk) yang diterima Bio Farma dari Sinovac beberapa minggu lalu.
Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, saat ini pihaknya sedang terus mempercepat produksi vaksin dari 15 juta dosis yang diterima pada 12 Januari 2021 yang lalu. Kemampuan produksi vaksin Bio Farma sendiri mencapai 250 juta dosis per tahun.
“Sampai saat ini, ada 4 juta dosis yang sudah selesai diproduksi. Status produk- produk tersebut, saat ini sedang dalam tahap proses quality control, yang akan dikirimkan ke Badan POM untuk mendapatkan lot release agar dapat didistribusikan," kata Honesti.
Baca Lainnya :
- Cara Atasi Kulit Hidung Kering0
- Komisi III DPR RI Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis0
- Daftar Jalan Putus di Jakarta karena Banjir Hari Ini0
- Jalan Jakarta Terendam Banjir, Motor Boleh Masuk Tol0
- Rano Karno Akui Terima Rp 7,5 Miliar dari Adik Ratu Atut0
Menurut dia, Bio Farma siap untuk meneruskan proses produksi dari bahan baku tersebut di fasilitas fill and finish yang berada di Bio Farma untuk menjadi final product. Bahan baku Vaksin Covid-19 ini, sudah mulai diproduksi pada pertengahan Januari 2021.
Honesti Basyir mengatakan, hasil dari proses produksi bahan baku tersebut, akan melengkapi pasokan vaksin Covid-19, dalam kemasan finish product sebanyak tiga juga dosis yang sudah diterima sebelumnya pada Desember 2020 yang lalu.
“Kolaborasi antara Bio Farma dengan Sinovac, melalui dua mekanisme, yaitu impor dalam bentuk barang jadi atau finished product single dose yang diperuntukan front liner di Indonesia, dan impor dalam bentuk bulk atau konsentrat vaksin. Dari bulk ini, akan diproses lebih lanjut di Bio Farma di fasilitas fill and finish yang ada di Bio Farma”, ujar Honesti.[]

































