- Persib Bandung Amankan Tiket Semifinal, Kalahkan Persebaya Surabaya (3-2)
- Tawuran Pelajar di Sukabumi Berujung 1 Orang Tewas, 2 Luka-Luka
- Bapak di Blitar Perkosa Anak Kandungnya, Nafsu Usai Nonton Sinden Joget
- Pemerintah Siapkan Rp41,8 T KUR bagi Alumni Kartu Prakerja
- Update Korban Banjir NTT: 174 Meninggal, 48 Hilang
- KPK Akan Lakukan Rotasi, Cegah Terulangnya Pencurian Barang Bukti
- Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan
- Jubir Satgas Covid-19: Nekat Mudik, Harganya Nyawa
- Tantang New Delhi, AS Kirim Kapal Perang ke ZEE India Tanpa Izin
- Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan
- Disparbud Jabar Gelar Produk Ekonomi Kreatif 2021
- Rumah di Wonoagung Pasca Gempa Malang Rata dengan Tanah
- Korban Gempa Bumi di Jawa Timur Terus Bertambah
- BNPB: Korban Gempa 6 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
- BBPLK Bandung Targetkan Minimal 70 Persen Peserta Pelatihan Terserap oleh Industri
Akun Instagram BWF Dapat Ancaman Pembunuhan

JAKARTA - Akun media sosial Badminton World Federation (BWF) dapat ancaman pembunuhan. Diduga terkait dengan All England 2021 .
Melalui fitur story di Instagram, BWF memperlihatkan ancaman tersebut, yang datang dari seseorang yang mengaku dari Indonesia. Setidaknya ada dua pesan yang bernada ancaman.
Pesan pertama meminta BWF mengirim video permintaan maaf terkait insiden di All England 2021 sambil disertai ancaman pembunuhan. Pesan kedua sang pengirim mengancam akan mengirim teroris.
Baca Lainnya :
- All England 2020: Kirim 25 Atlet, Indonesia Targetkan Satu Gelar0
- Cegah Corona, Tenis ATP dan WTA Larang Atlet Lempar Kaus Bekas0
- Cinta Penelope Sah Menikah dengan Pria Turki0
- Jokowi Diminta Cabut Perda Diskriminatif Terhadap Perempuan0
- 1.000 Warga Mengungsi, Tembagapura Lumpuh Usai Kontak Senjata0
Ancaman ini mendapat perhatian serius dari BWF. Otoritas bulu tangkis dunia merespons pesan tersebut dengan tegas.
“Tidak bagus, hal seperti itu (mengancam, red) tidak bagus,” tulis BWF melalui fitur story di Instagram.
Dua ancaman itu diduga terkait dengan nasib tim bulu tangkis Indonesia yang dipaksa mundur dari All England 2021 karena satu pesawat dengan orang terinfeksi Covid-19. Dalam situasi tersebut, BWF tidak bisa berbuat banyak karena keputusan ditentukan oleh otoritas kesehatan Inggris dan pemerintah Inggris.
Tim bulu tangkis Indonesia awalnya diminta isolasi mandiri selama 10 hari. Namun atas koordinasi Pemerintah, KBRI, dan PBSI tim akhirnya diperbolehkan pulang ke Tanah Air.[]

































