- Persetujuan Jokowi Angkat Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Membuka Luka Lama Keluarga Korban Penculikan.
- Gaji Perdana Sebagai CPNS Cair Desember 2020
- Sejumlah Hotel di Jabar Mundur Jadi Fasilitas Isolasi COVID-19
- Mahasiswa Sukabumi Pertanyakan Penegakan Pembangunan di Sempadan Pantai
- Bupati Bandung Barat Pilih Gencarkan Operasi Yustisi Ketimbang PSBM
- Guru Madrasah di Sumedang Akan Dapat Subsidi dari Kemenag
- 6 Bandar-Pengedar Narkoba Ditangkap di Cianjur, Salah Satunya Siswi SMK
- Eks Bupati Indramayu Supendi Kembali ke Sukamiskin
- 41 PNS Indramayu Positif Corona
- Ratusan Buruh Pabrik Alkes Positif COVID-19
- Ridwan Kamil Tetapkan 5 Daerah di Jabar Zona Merah
- Oknum Satpol PP Halangi-Tabrak Ambulans di Bogor, Ini Kata Polisi
- Bayi Dibuang ke Kali Cipinang, Kondisinya Masih Hidup Saat Ditemukan
- Petugas rapid test Covid-19 di Bandara, Polisi Pastikan Pelaku Lecehkan Penumpang
- Irjen Napoleon Yakin Polri Tak Punya Bukti Suap Red Notice
Trump: AS Akan Balas Serangan Iran 1.000 Kali Lebih Besar

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji bahwa setiap serangan oleh Iran akan dibalas 1.000 kali lebih besar. Pernyataan itu dilontarkan Trump setelah muncul laporan Iran berencana membalas pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani pada bulan Januari lalu.
"Setiap serangan oleh Iran, dalam bentuk apapun, terhadap Amerika Serikat akan bertemu dengan serangan terhadap Iran yang akan 1.000 kali lebih besar!" cuit Trump setelah laporan dugaan rencana Iran untuk membunuh duta besar AS untuk Afrika Selatan seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (15/9/2020).
Sebuah laporan intelijen AS menyebut Iran merencanakan pembunuhan terhadap Duta Besar (dubes) Amerika untuk Afrika Selatan (Afsel) sebagai pembalasan atas kematian Mayor Jenderal Qassem Soleimani.
Baca Lainnya :
- Salah Satu Pegawai Positif Corona, Dewas KPK Jalani Swab Test0
- BLT Karyawan Tahap III Sudah Cair, Buruan Cek Rekening0
- Satu Dokter dari Kabupaten Bekasi Meninggal Dunia Terpapar Virus Corona0
- Kasus Positif COVID-19 dari Malioboro Bertambah Jadi 11 Orang0
- KBM Insan Cerdas PKBM Para Tahfidz Alquran0
Laporan intelijen itu diungkap oleh Politico hari Minggu (13/9/2020), mengutip para pejabat Amerika yang melihat laporan tersebut.
Namun Iran dengan tegas membantah laporan tersebut. Teheran menggambarkan tuduhan itu sebagai bagian dari kampanye kontra-intelijen pemerintahan Donald Trump melawan Iran dan mengecam laporan Politico sebagai sesuatu yang telah diatur sesuai pesanan, bias, dan memiliki tujuan tertentu.
"Kami menyarankan para pejabat Amerika untuk berhenti menggunakan metode usang dan usang untuk propaganda anti-Iran di arena internasional," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzade.[]

































