- Kabupaten Tasikmalaya Kaji Pembangunan Geopark Di Gunung Galunggung
- Pasien Covid-19 Meninggal di Kabupaten Sukabumi Bertambah
- Kasus COVID-19 Di Kota Sukabumi Melonjak, Petugas Perketat Protokol Kesehatan
- Sri Mulyani Cairkan Anggaran Subsidi Gaji Rp 14,88 T ke Rekening Kemnaker
- Penumpang dari Pelabuhan Merak Jatuh Hanyut di Selat Sunda
- Investigasi Tim Kemanusiaan: Pendeta Yeremia Ditembak TNI
- Penyuap Nurhadi Sembunyi Pakai Mobil Nopol Pejabat Kemenpan
- Ustaz di Aceh Diserang Eks Polisi, Alami Luka di Leher-Tangan
- Polisi Datangi Deklarasi KAMI Jambi, Minta Dihentikan
- Kadiv Propam Polri Ignatius Sigit Meninggal Dunia di RSPAD
- Datang Minta Izin Menikah, Anak Kandung Ini Malah Disetubuhi Bapak Sendiri
- Polres Cianjur Tetapkan Bigboss Tersangka Paket Kurban Bodong
- Jalani Rapid Test, Pengunjung Objek Wisata Lembang Reaktif COVID-19
- Ahli Forensik Selidiki Ambruknya Atap Gedung IGD RSUD Ciamis
- 40 Nakes di Cianjur Positif COVID-19, Mayoritas Bidan-Perawat
Tahun Ini Pemerintah Belum Beri Sinyal Rekrutmen PPPK

JAKARTA - Pada akhir bulan lalu pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98/2020 tentang Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (PPPK).
Meski telah ada kepastian terkait hak keuangan bagi PPPK, hingga kini belum ada sinyal dari pemerintah.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Biro (Karo) Humas BKN Paryono mengatakan, belum ada keputusan apapun sampai saat ini. Dia mengaku belum dapat memastikan hal tersebut.
Baca Lainnya :
- Kemendagri Instruksikan Daerah Genjot Perekaman E-KTP0
- Mayat Perempuan Paruh Baya Ditemukan di Gorong-gorong0
- Isak Tangis Keluarga Pecah, Jenazah Sandra Abu Sayyaf Tiba di Kampung Halaman0
- Pos Koramil Hitadipa Papua Diserang OPM, Baku Tembak Kembali Pecah0
- BKN Pastikan Hari Senin Terakhir Seleksi Kompetensi Bidang CPNS 0
"Belum ada keputusan dari MenPANRB. Dan tahun ini juga tinggal dua bulan lagi. Saya belum tahu kepastiannya," kata Paryono saat dihubungi, Minggu (11/10/2020).
Paryono mengaku setelah terbitnya Perpres No.98/2020, BKN masih fokus untuk menuntaskan nomor induk pegawai (NIP) bagi PPPK yang telah lolos seleksi awal tahun 2019 lalu. Dimana sebanyak 51 ribu tenaga honorer lolos dalam seleksi tersebut..
"PPPK kan kemarin sudah ada tes tapi belum diangkat. Kita sekarang mau fokus selesaikan itu dulu karena ini kan ditunggu-tunggu oleh 50 ribuan PPPK yang sudah lolos," ujarnya.
Sebelumnya Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa terkait seleksi PPPK masih dibicarakan dengan daerah. Dia menyebut ada beberapa hal yang masih dibicarakan dengan daerah.
"Ini masih dibicarakan dengan daerah. Belum sepakat," ucapnya.
Dia menyebutkan, sebenarnya kebutuhan formasi PPPK sudah dihitung sejak awal Januari 2019 lalu. Namun yang masih terus dikaji adalah terkait dengan anggaran.
"Kalau PPPK sekarang ini hanya anggaran karena sudah dihitung formasinya sejak Januari 2019. Dan sudah diusulkan oleh daerah," pungkasnya.[]


































