- 10 Suara Tegas Pangdam Jaya, Soroti FPI Jangan Buat Aturan Sendiri
- Sekeluarga Ditangkap karena Edarkan Narkoba di Sumatera Utara
- KPK perpanjang penahanan tiga tersangka korupsi di PT DI
- Bandung Zona Oranye Covid, RS Disebut Terisi 80 Persen
- Haerudin Tegaskan Heteregonitas Pemahaman Butuh Pendekatan Dialog Bukan Represif
- Belajar Tatap Muka Januari 2021, Ridwan Kamil: Tantangannya di Perkotaan
- Pemotor Bawa Jenazah di Bogor, Ini Kata Polisi
- 2 Muda-Mudi Purwakarta Tewas Usai Pesta Miras
- Aparat Gabungan di Bandung Ikut Turunkan Baliho Habib Rizieq
- Jadi Tersangka, Kades Garut Bantah Perkosa Anak Eks Timses
- Resmi PSBM, Bupati Majalengka Tutup Tempat Wisata-Larang Kegiatan Banyak Massa
- Seorang Meninggal Corona, Pedagang Pasar di Pangandaran Ogah Test Swab
- Napi Otak Pabrik Sabu di Lombok Ternyata Buron Interpol
- Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Baru Dibuka 2021
- Imigrasi Akui Sempat Hapus DPO Djoko Tjandra di Sistem
Pasien Covid-19 Meninggal di Kabupaten Sukabumi Bertambah

KABUPATEN SUKABUMI,- Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan pada Jumat, (30/10) pasien probable COVID-19 yang meninggal dunia kembali bertambah satu orang.
"Pasien probable yang meninggal dunia tersebut yakni seorang pria berusia 50 tahun warga Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi," kata perwakilan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia di Sukabumi, Jumat.
Menurutnya, dengan bertambahnya satu pasien probable yang meninggal dunia tersebut, sehingga sampai saat ini totalnya menjadi 40 orang. Dari hasil rekam medis selama menjalani masa karantina di salah satu rumah sakit rujukan di Kabupaten Sukabumi yang bersangkutan mengidap pneumonia.
Baca Lainnya :
- Kasus COVID-19 Di Kota Sukabumi Melonjak, Petugas Perketat Protokol Kesehatan0
- Sri Mulyani Cairkan Anggaran Subsidi Gaji Rp 14,88 T ke Rekening Kemnaker0
- Penumpang dari Pelabuhan Merak Jatuh Hanyut di Selat Sunda0
- Investigasi Tim Kemanusiaan: Pendeta Yeremia Ditembak TNI0
- Penyuap Nurhadi Sembunyi Pakai Mobil Nopol Pejabat Kemenpan0
Namun demikian almarhum belum bisa disebut pasien positif COVID-19 karena menurut informasi yang bersangkutan belum menjalani pemeriksaan swab, tapi gejala yang dialami pasien itu mengarah ke COVID-19.
Selain bertambah kasus yang meninggal dunia, pada Jumat ini pasien probable juga bertambah satu orang yakni seorang pria berusia 48 tahun asal Kecamatan Parungkuda yang saat ini sudah menjalani isolasi di salah satu rumah sakit.
Sehingga, hingga Jumat jumlah pasien probable mencapai 44 orang, 40 orang diantaranya meninggal dunia, satu sembuh dan tiga lainnya masih menjalani perawatan instensif di ruang isolasi khusus.
Sementara, untuk kasus warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah empat orang, mereka berasal dari Kecamatan Cicurug, Cikidang, Cisaat dan Simpenan.
"Untuk yang sembuh bertambah tiga orang, sehingga total kasus COVID-19 sampai saat ini sebanyak 529 orang, 463 orang diantaranya sembuh, 18 orang jalani isolasi mandiri, 42 isolasi di rumah sakit dan enam orang meninggal dunia," tambah Eneng.[]

































