Pelaku PNS Pencurian Masker di RS Cianjur, Hasilnya di Beli Sepeda Motor

By Polkrim News 27 Mar 2020, 11:26:16 WIB Hukum
Pelaku PNS Pencurian Masker di RS Cianjur, Hasilnya  di Beli Sepeda Motor

CIANJUR- -Isep Suherlan Fansuri, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Pagelaran Kabupaten Cianjur ternyata menjadi otak dari pencurian 360 kotak masker di gudang farmasi rumah sakit. Padahal ketersediaan masker tengah dibutuhkan. Isep merupakan pejabat struktural di RSUD Pagelaran, tepatnya di bidang pelayanan medis.

"Iya dia PNS, di bidang pelayanan medis. Bukan kepala, tapi anggota di strukturalnya. Sudah lama bekerja, sebelum saya menjabat sebagai Dirut di RSUD Pagelaran," ucap Direktur Utama RSUD Pagelaran, dr Awie Darwizar, Kamis (26/3/2020).

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdhany, mengatakan, Isep merupakan senior di lingkungan RSUD Pagelaran. Diduga pelaku tersebut memiliki kekuasaan dengan latar belakang pimpinan organisasi masyarakat di wilayah Kecamatan Pagelaran.

Baca Lainnya :

Selain itu, Isep juga diduga banyak memasukkan pegawai ke RSUD Pagelaran sehingga mereka yang ada di sana takut dengan power yang dimiliki pelaku.

"Isep ini berpengaruh, karena ketua Ormas di sana dam informasinya sering memasukkan karyawan ke rumah sakit ini. Semua yang ada di sana itu takut ke Isep ini," kata dia. Oleh karena itu, lanjut dia, tersangka Isep dengan mudah mendapatkan akses ke gudang farmasi RSUD Pagelaran untuk mencuri stok masker yang awalnya disiapkan untuk tenaga medis di sana.

Bahkan dengan power yang dimilikinya, Isep bisa menyuruh petugas untuk mematikan CCTV saat proses pengambilan stok masker.

"Makanya otak pelakunya saudara Isep. Dibantu oleh Rega yang merupakan bawahannya langsung dan Yogi yang merupakan tenaga honorer di RS tersebut," paparnya.

Menurut Niki, sebagian besar hasil penjualan masker curian masuk ke kantong Isep. Sedangkan untuk Rega dan Yogi hanya menerima uang tergantung dari yang diberikan Isep.

"Selama empat kali kejadian pencurian itu, Yogi yang menjadi pengangkut dan sopir hanya diberi Rp 500 ribu. Selebihnya oleh Isep," jelasnya.

Atas tindakannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP. "Ancaman hukuman 7 tahun penjara," tegasnya.

Isep Suherlan Fansuri seorang PNS di Cianjur menjadi otak pelaku pencurian masker di RSUD Pagelaran. Dibantu dua anak buahnya Isep mencuri ratusan kotak masker di gudang farmasi rumah sakit tersebut. Dari hasil aksi bejatnya itu dia membeli satu unit sepeda motor.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan total masker yang dicuri tiga pelaku utama yang merupakan pegawai RSUD Pagelaran sebanyak 360 kotak atau sekitar 20 ribu buah masker. Para pelaku kemudian menjualnya kepada seorang penadah dengan harga Rp100 ribu per kotak berisi 50 buah masker.

"Masker itu dijual ke penadah yang merupakan pemilik apotek di Bogor, yang kini juga sudah kami jadikan tersangka," katanya, kepada detikcom, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya, para pelaku berhasil meraup puluhan juta rupiah dari aksi bejatnya tersebut. "Kalau jumlah yang pasti dari nilai jualnya masih kami dalami, tapi dari hasil transaksi yang masuk ke rekening pelaku, ada tiga transferan. Pertama Rp 23 juta, kedua Rp 18 juta, dan ketiga Rp 14 juta," tambah Juang. Menurut Juang, uang hasil curian itu digunakan Isep Suherlan yang merupakan otak pelaku pencurian untuk membeli satu unik sepeda motor Honda Vario. Selebihnya uang tersebut dibagikan pada dua pelaku lainnya yang merupakan anak buah dari Isep.

"Uangnya dibelikan sepeda motor, terus uangnya dibagikan dengan dua pelaku lainnya. Katanya untuk keperluan sehari-hari. Dari hasilnya masih tersisa uang Rp 5 juta, dan kami amankan sebagai barang bukti bersama sepeda motor yang dibeli dari uang hasil mencuri masker. Kalau yang satu pelaku lagi, yakni Cecep dia sebagai penadah," kata dia.

Atas tindakannya, keempat pelaku, yaitu Isep Suherlan Fansuri, Rega Nurfarid, Yogi Hendra Gunawan, dan Cecep Ramadhan dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP. "Ancaman hukuman 7 tahun penjara," tegasnya.

Sementara itu, Isep Suherlan Fansuri hanya mengaku jika uang hasil curiannya dibeli untuk keperluan sehari-hari di rumah. "Untuk kepeluan sehari-hari," ungkapnya singkat. []




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI



Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 1

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.