- Pencairan Bankeu Tercium Aroma Korupsi, 10 Desa di Kab Tasik Diperiksa
- COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur\'aniyyah Kabupaten Majalengka
- 159 Calon Jamaah Haji Tarik Uang Pendaftaran, Tak Ada Kepastian Jadwal Keberangkatan
- 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Akibat Klaster Hajatan di Subang
- Modus Beli Bersubsidi, Oplosan Gas Elpiji di Bogor Dibongkar
- PPKM Terus Diperpanjang, Tapi Kasus COVID-19 di Cimahi Malah Naik
- Dinkes KBB Sebut Naiknya Kasus COVID-19 Usai Lebaran
- Sinergitas Lapas Garut Dengan Dinas Damkar, Tentang Penanggulangan Kebakaran
- Kapolri Terbitkan Surat Telegram Cegah Gangguan Keamanan di Kawasan Pelabuhan
- Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu
- Kedubes RI di Singapura Diminta Jaksa Agung Pulangkan Andelin Lis
- Kemlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI Stranded dari Fiji
- Ridwan Kamil Siapkan 3.000 Bed Tambahan, Pasien COVID-19 Terus Bertambah
- RSUD Kota Tangerang Kewalahan Tampung Pasien, Kasus Covid-19 Melonjak
- 11 Siswa Boarding School di Kota Bogor Terpapar Corona
Mengenal Proses Terjadinya Gerhana Matahari Cincin

Penduduk Bumi kali ini kehadiran fenomena Gerhana Matahari Cincin. Lantas bagaimana sebenarnya fenomena langka tersebut bisa terjadi? Gerhana Matahari sendiri terjadi saat Bulan bergerak di antara Matahari dan Bumi. Dengan begitu bayangannya jatuh di Bumi dan menghalangi cahaya Matahari.
Sementara itu bentuk cincin terjadi akibat jarak Bulan yang berada cukup jauh dari orbit elipsnya. Artinya Bulan tidak akan sepenuhnya menutupi permukaan Matahari seperti saat Gerhana Matahari Total. "Ini tidak akan terlihat seperti Matahari biasa," kata Jackie Faherty, astrofisikawan di American Museum of Natural History, dilansir dari laman Space, Kamis (10/6/2021).
Baca Lainnya :
- Warga Banjarnegara Temukan Petai Raksasa di Hutan0
- Tukang Ojek Hingga Sopir Jangan Khawatir, Cicilannya Dilonggarkan 1 Tahun0
- Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto Meninggal Dunia0
- Ketua KPK Respons Kritik ICW soal Minim Prestasi0
- Terima 100 Ribu Rapid Test, Anies Tak Pakai untuk Tes Massal0
Cincin Api akan terlihat sempurna di garis lintang paling utara. Termasuk di wilayah Kutub Utara, sebagian Greenland dan Kanada. Gerhana Bulan Total Berdampak pada Pelabuhan di Bali Fenomena ini, kata Faherty, terbilang cukup keren sebab bayangan Bulan akan melewati Bumi.
Khususnya akan terlihat di Kutub Utara, padahal menurutnya cukup jarang Gerhana Matahari yang bisa melewati wilayah tersebut.
Selain itu, Gerhana Sebagian juga akan nampak di sebagian Amerika Utara, Eropa dan Asia. Pada fase ini akan terlihat Bulan seakan menggigit permukaan Matahari.
Gerhana sebagian ini mungkin tidak semenarik saat penampakannya penuh. Namun menurut Faherty, fenomena itu bisa sangat luar biasa untuk disaksikan.
Nantinya Gerhana Matahari Sebagian terlihat seperti Bintang Mati di depan Matahari saat sedang terbit. Hal ini mengacu pada senjata luar angkasa seukuran bulan dari "Star Wars."
Di Amerika Serikat, gerhana sebagian akan terlihat di sepanjang wilayah Tenggara, Timur Laut, Barat Tengah, dan bahkan di Alaska Utara.[]
































