- Pencairan Bankeu Tercium Aroma Korupsi, 10 Desa di Kab Tasik Diperiksa
- COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur\'aniyyah Kabupaten Majalengka
- 159 Calon Jamaah Haji Tarik Uang Pendaftaran, Tak Ada Kepastian Jadwal Keberangkatan
- 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Akibat Klaster Hajatan di Subang
- Modus Beli Bersubsidi, Oplosan Gas Elpiji di Bogor Dibongkar
- PPKM Terus Diperpanjang, Tapi Kasus COVID-19 di Cimahi Malah Naik
- Dinkes KBB Sebut Naiknya Kasus COVID-19 Usai Lebaran
- Sinergitas Lapas Garut Dengan Dinas Damkar, Tentang Penanggulangan Kebakaran
- Kapolri Terbitkan Surat Telegram Cegah Gangguan Keamanan di Kawasan Pelabuhan
- Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu
- Kedubes RI di Singapura Diminta Jaksa Agung Pulangkan Andelin Lis
- Kemlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI Stranded dari Fiji
- Ridwan Kamil Siapkan 3.000 Bed Tambahan, Pasien COVID-19 Terus Bertambah
- RSUD Kota Tangerang Kewalahan Tampung Pasien, Kasus Covid-19 Melonjak
- 11 Siswa Boarding School di Kota Bogor Terpapar Corona
Ibu Ustadz Jefri Al Buchori Depresi karena Pengakuan Ummi Pipik

JAKARTA - Ibu almarhum Ustadz Jefri Al Buchori alias Uje, Umi Tatu dikabarkan depresi lantaran pengakuan Ummi Pipik yang menyebut Uje poligami . Kondisi Umi Tatu ini diungkapkan oleh adik Uje, Fajar Sidik .
“Saya jadi kasihan, Umi nih jadi depresi karena hal ini. Bukan saya bicara benar atau tidak, kasihanlah Umi. Jadi Umi kasihan nih ditunggu sampai tengah malam, kesana kemari," ungkap Fajar dikutip dari YouTube KH Infotainment, Jumat (28/5).
Baca Lainnya :
- Jennifer Dunn Terancam Pidana, Poliandri dengan Faisal Harris dan Pernikahannya Dianggap Zina0
- Banyak Petugas Medis Meninggal, Maia Estianty Mengajak Donasi untuk Membeli APD0
- Kemuculan Perdana Puput Nastiti Devi pasca Ahok ditetapkan jadi Bos Pertamina0
- Artis Andrea Dian Positif Corona Covid-190
- Ahmad Dhani Ngaku Mulan Jago Urusan Ranjang, Urus Anak Maia Tetap Tak Tergantikan0
"Melihat kondisi begini kasihan kalau tanya pesantren dan dakwah bisa lewat. Saya yang diamanatkan almarhum Uje. Kita doakan yang terbaik untuk almarhum,” sambungnya.
Di sisi lain, Fajar dengan tegas meminta media untuk tidak lagi membahas poligami yang dilakukan oleh mendiang kakak kandungnya. Menurut Fajar, pembahasan ini tidak pantas untuk dibicarakan mengingat Uje sudah tiada sejak 26 April 2013.
“Sudahlah, gitu ya bukan yang gimana-gimana, pertama, orangnya sudah nggak ada, sudah meninggal,” tegas Fajar.
Selain itu, untuk menghindari kesalah pahaman, Fajar mengatakan seharusnya mendatangkan semua pihak yang terlibat untuk mengklarifikasi kebenarannya.
“Kita mau cari konfirmasi juga ke siapa, ya kan, dimana dua belah pihak ini kan harus ada, istilah hukum mah ada korban ada pelaku, atau minimal kan saksi," tandasnya.[]
































