Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor Sumedang Dihentikan, Korban Tewas 16 Orang

By Polkrim News. 12 Jan 2021, 23:26:57 WIB Jabar
Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor Sumedang Dihentikan, Korban Tewas 16 Orang

SUMEDANG - Tim SAR gabungan untuk sementara menghentikan proses evakuasi longsor di Bojong Kondang, Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jabar karena hujan yang mengguyur kawasan tersebut.

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansyah mengakui, kendala yang dihadapi tim SAR di lapangan adalah cuaca. Di mana hujan sewaktu waktu turun dan mengguyur kawasan tersebut. Sehingga proses pencarian dihentikan, khawatir terjadi longsor susulan.

"Untuk sementara, hingga pukul 14.45 WIB. Total korban meninggal dunia yang telah dievakuasi tim SAR Gabungan sejak Sabtu (9/12/2021) sebanyak 16 orang. Korban terakhir yang dievakuasi yaitu korban laki laki bernama Kusnandar yang dievakuasi pada pukul 09.55 WIB tadi pagi," kata Deden, Selasa (12/1/2021).

Baca Lainnya :

Menurut dia, bila hujan sudah kembali reda dan aman, Tim SAR akan kembali melakukan pencarian korban. Namun, bila tidak memungkinkan, akan dilakukan esok pagi. "Pukul 14.45 WIB Pencarian dihentikan sementara karena cuaca di lokasi hujan dengan intensitas deras, dan pencarian akan dilanjutkan jika hujan reda," imbuh dia.

Pencarian, dibagi membagi menjadi 3 sektor yaitu sektor 1 di lokasi hajatan warga, sektor 2 di mesjid Annur dan sektor 3 di lapangan voli yang diduga pada tiga sektor tersebut tedapat banyak korban yang masih tertimbun.

Hingga saat ini total jumlah korban yaitu 64 orang dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 16 orang, selamat sebanyak 25 orang dan dalam pencarian sebanyak 23 orang sesuai dengan laporan keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya.[]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

JADWAL SHOLAT HARI INI


Kanan - Iklan 2Kanan - Iklan 1Kanan - Iklan 3

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Utama