- Pencairan Bankeu Tercium Aroma Korupsi, 10 Desa di Kab Tasik Diperiksa
- COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur\'aniyyah Kabupaten Majalengka
- 159 Calon Jamaah Haji Tarik Uang Pendaftaran, Tak Ada Kepastian Jadwal Keberangkatan
- 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Akibat Klaster Hajatan di Subang
- Modus Beli Bersubsidi, Oplosan Gas Elpiji di Bogor Dibongkar
- PPKM Terus Diperpanjang, Tapi Kasus COVID-19 di Cimahi Malah Naik
- Dinkes KBB Sebut Naiknya Kasus COVID-19 Usai Lebaran
- Sinergitas Lapas Garut Dengan Dinas Damkar, Tentang Penanggulangan Kebakaran
- Kapolri Terbitkan Surat Telegram Cegah Gangguan Keamanan di Kawasan Pelabuhan
- Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu
- Kedubes RI di Singapura Diminta Jaksa Agung Pulangkan Andelin Lis
- Kemlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI Stranded dari Fiji
- Ridwan Kamil Siapkan 3.000 Bed Tambahan, Pasien COVID-19 Terus Bertambah
- RSUD Kota Tangerang Kewalahan Tampung Pasien, Kasus Covid-19 Melonjak
- 11 Siswa Boarding School di Kota Bogor Terpapar Corona
BKN Pastikan Pegawai KPK Dilantik Jadi ASN di Momentum Hari Pancasila

JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana memastikan, pelantikan bagi 1.274 Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) sebagai aparatur sipil negara ( ASN ) akan dilaksanakan besok.
Seperti diketahui BKN telah menerbitkan pertimbangan teknis (pertek) untuk nomor induk pegawai (NIP) bagi pegawai KPKyang telah lolos seleksi alih status menjadi ASN.
"Besok dilantik," kata Bima Haria saat dihubungi, Senin (31/5/2021).
Baca Lainnya :
- Pemkot Cirebon Menutup Sementara Hiburan Malam Hingga Lebaran0
- Purwakarta Dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 0
- Tes Masif Corona untuk Warga Jabar akan Digelar Rabu 25 Maret0
- Satpol PP Kab. Sukabumi, Lakukan Sosialisasi Pencegahan Covid-190
- MUI Terbitkan Fatwa Pengurusan Jenazah Terpapar Corona0
Ditanyakan apakah memungkinkan pelantikan dilaksanakan pada saat tanggal merah, Bima menjawab disesuaikan dengan momen hari lahir Pancasila. "Pas Hari Lahir Pancasila," tuturnya.
Bima pun mengaku tidak akan menghadiri pelantikan tersebut. Pasalnya dia harus melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat. "Besok saya ke Papua Barat. Diwakilkan," ujarnya.[]
































