- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Pemkot Cirebon Menutup Sementara Hiburan Malam Hingga Lebaran

CIREBON,[POLKRIM]- Tempat hiburan malam, dengan sangat terpaksa , kami tutup untuk sementara waktu. Karena daerah sekitar kita sudah menutup terlebih dahulu.sehingga khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan kaitannya tentang penanggulngan penyebaran wabah Corona virus Disease (Covid-19) kepada masyarakat ke kota cirebon.kemudian saya belum melihat upaya pencegahan yang ketat.
Ini juga salah satunya karena sebentar lagi bulan suci ramadhan" hal tersebut disampaikan walikota Cirebon , Drs H Nashrudin Azis SH saat melakukan monitoring kebeberapa pusat perbelanjaan dan tempat hiburan malam (THM) dikota Cirebon, monitoring dilakukan untuk memastikan kebijakan penutupan ditaati dan pusat perbelanjaan dalam memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 .
THM dikota Cirebon sudah ditutup untuk sementara sejak Sabtu (21/3) lalu, sebagai salah satu bagian dari upaya Pemkot dalam mencegah penyebaran Corona virus Disease (Covid-19). Bahkan penutupan itu diprediksikan akan diperpanjang sampai bulan suci Ramadhan selesai atau sampai lebaran.
Baca Lainnya :
- Purwakarta Dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 0
- Tes Masif Corona untuk Warga Jabar akan Digelar Rabu 25 Maret0
- Satpol PP Kab. Sukabumi, Lakukan Sosialisasi Pencegahan Covid-190
- MUI Terbitkan Fatwa Pengurusan Jenazah Terpapar Corona0
- Di RSUD Pagelaran Cianjur Ratusan Dus Masker Hilang Dicuri 0
Beliau menambahkan "bahwa kebijakan yang diterbitkan nya demi untuk kepentingan masyarakat banyak. Jadi, kepada pengusaha THM harus memahami, bahwa situasi saat ini mengharuskan untuk dilakukan pencegahan secara serius dan telah terjadi di tingkat Nasional, bahkan dunia internasional" dalam wawancara tersebut kami mempertanyakan kenapa bioskop belmu juga ditutup."tetapi saat ini bioskop masih beroperasi alias belum ditutup" ujar beberapa wartawan waktu itu.
"Kami melakukan penutupan secara bertahap, karena kami tidak ingin perekonomian di kota Cirebon terpuruk, disamping penanganan dan pencegahan Covid-19 dilakukan secara simultan. Bioskop tersebut Kalo memang tidak perlu ditutup karena sudah melakukan SOP dalam pencegahan penyebaran Covid-19, tentu kami tidak akan melakukan upaya-upaya yang merugikan"tuturnya.
Sementara itu, kepala dinas perdagangan koperasi dan usaha kecil menengah (DPKUKM) kota Cirebon, Drh Hj Maharani Dewi menyampaikan, saat ini stok kebutuhan pokok masyarakat di pasaran masih aman. Meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga seperti gula dan beras.
"Pembelian khusus gula dan beberapa komoditas lainnya memang dibatasi.ini untuk mengantisipasi Panic Buying. Tapi sejauh ini masih terkendali. Kita juga melakukan monitoring dan evaluasi secara update di lapangan" ujarnya.
Disisi lain masyarakat berharap agar masalah Covid-19 ini agar segera berakhir sehingga roda perekonomian masyarakat kota Cirebon bisa kembali membaik seperti semula " kami masyarakat berharap pemerintah kota Cirebon dan pemerintah pusat bisa secepatnya memulihkan keadaan yang selalu dirundung kegelisahan dari wabah Corona" ujarnya. [Arief]






















