- Pencairan Bankeu Tercium Aroma Korupsi, 10 Desa di Kab Tasik Diperiksa
- COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur\'aniyyah Kabupaten Majalengka
- 159 Calon Jamaah Haji Tarik Uang Pendaftaran, Tak Ada Kepastian Jadwal Keberangkatan
- 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Akibat Klaster Hajatan di Subang
- Modus Beli Bersubsidi, Oplosan Gas Elpiji di Bogor Dibongkar
- PPKM Terus Diperpanjang, Tapi Kasus COVID-19 di Cimahi Malah Naik
- Dinkes KBB Sebut Naiknya Kasus COVID-19 Usai Lebaran
- Sinergitas Lapas Garut Dengan Dinas Damkar, Tentang Penanggulangan Kebakaran
- Kapolri Terbitkan Surat Telegram Cegah Gangguan Keamanan di Kawasan Pelabuhan
- Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu
- Kedubes RI di Singapura Diminta Jaksa Agung Pulangkan Andelin Lis
- Kemlu Berhasil Pulangkan 172 ABK WNI Stranded dari Fiji
- Ridwan Kamil Siapkan 3.000 Bed Tambahan, Pasien COVID-19 Terus Bertambah
- RSUD Kota Tangerang Kewalahan Tampung Pasien, Kasus Covid-19 Melonjak
- 11 Siswa Boarding School di Kota Bogor Terpapar Corona
Puluhan Rumah Warga di Setiabudi Ditempeli Stiker Khusus, Belum Balik dari Kampung

JAKARTA - Polsek Setiabudi bersama aparat kecamatan dan TNI mencatat sekitar 50 pemudik yang berdomisili di wilayah itu belum kembali ke Jakarta. Data itu berdasarkan pemantauan yang dilakukan pada periode arus balik Lebaran.
"Ditemukan masih ada warga yang belum kembali dari mudik," ujar Kapolsek Metro Setiabudi, Komisaris Polisi Rinaldo Aser, kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).
Maka itu, kata dia, polisi bersama aparat pemerintah daerah dan TNI atau tiga pilar akan terus melakukan pengawasan, khususnya kepada warga yang melakukan mudik. Salah satunya dengan menandai kediaman mereka dengan stiker khusus.
Baca Lainnya :
- IDI Sebut Satu dari Enam Dokter Tewas Bukan Akibat Covid-190
- Kondisi Budi Karya Membaik, Sepekan Dirawat Akibat Corona0
- Indonesia Terancam Krisis Kalau Serius Mau Lockdown0
- Jennifer Dunn Terancam Pidana, Poliandri dengan Faisal Harris dan Pernikahannya Dianggap Zina0
- Bayi Perempuan Sehat Ditemukan di Halaman Rumah Warga0
Pada pemantauan pemudik itu, aparat tiga pilar berkeliling ke sejumlah titik yakni di Kelurahan Setiabudi, Karet Kuningan, Guntur, Pasar Manggis, Menteng Atas, Karet, Karet Semanggi dan Kuningan Timur. Ada empat warna stiker yang ditempel di rumah pemudik yakni merah bagi pemudik yang sudah menjalani tes usap antigen dengan hasil positif.
"Kemudian stiker hijau bagi pemudik yang sudah tes usap antigen dengan hasil negatif. Selanjutnya, stiker kuning bagi pemudik agar melaporkan diri dan melaksanakan tes usap antigen melalui Satgas RT/RW," tuturnya.
Terakhir, stiker warna putih yang bertuliskan warga pendatang mudik belum melaksanakan tes usap antigen dan sedang melaksanakan isolasi mandiri.
Sementara itu, petugas tiga pilar juga kembali melaksanakan tes usap antigen kepada sejumlah warga Setiabudi yang sudah kembali ke Jakarta.
"Hasilnya, satu orang positif Covid-19 berdasarkan tes usap antigen. Petugas Puskesmas setempat kemudian menindaklanjuti warga berinisial AMR tersebut dan dievakuasi ke RS Darurat Wisma Atlet," katanya.
Polsek Metro Setiabudi kemudian melakukan tes usap antigen kepada semua rekan kerja AMR yang kebetulan tinggal di tempat yang sama. Polsek Setiabudi kemudian memberikan bantuan sembako kepada rekan AMR tersebut.[]
































