- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Gelar Rapat Banggar DPRD Kab. Sukabumi Bahas Anggaran Perubahan APBD 2021

KABUPATEN SUKABUMI (POLKRIM)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, menggelar rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama komisi-komisi DPRD Kabupaten Sukabumi, di aula rapat BKPSDM. rapat Banggar tersebut mengenai pembahasa tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, Kamis (23/9/2021).
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, usai rapat Banggar mengatakan kepada media POLKRIMNEWS, “Hari ini, kita gelar rapat Banggar internal dengan komisi-komisi mengenai pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) atau anggaran perubahan untuk 2021 ini,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, kepada awak media usai rapat Banggar.
Baca Lainnya :
- 9 PDP di Banten Meninggal, Dinkes Curiga Penyakit Bawaan0
- Jiwasraya Klaim Bayar Rp470 Miliar ke Nasabah0
- Ridwan Kamil akan Disebar Drone, Penyemprot Disinfektan ke 27 kota Kabupaten di Jabar0
- Minta Pengadaan Barang Jasa Dihentikan, Sri Mulyani Surati Pemda0
- Wali Kota Sukabumi Bantah Ridwan Kamil: Tak Ada Warga Positif Corona0
Dikatakan Yudha, ada beberapa hal yang perlu dicermati bersama, diantaranya mengenai penyerapan anggaran, apakah sudah terserap sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Juga mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti apa perjalanannya. Dan juga di pra agenda perubahan ini, kira-kira mana saja yang bisa kami lihat sesuai apa yang direncanakan oleh Pemerintah Daerah,” tuturnya.
Yudha menyampaikan, bahwa masih banyak hal-hal yang perlu dibahas, salah satunya alat-alat kesehatan sebagai bahan evaluasi, karena ada kolerasinya dengan adanya pandemi Covid-19.
“Apakah anggaran ini sudah sesuai dengan apa yang telah disepakati. Ini yang perlu dievaluasi. Agar supaya anggaran perubahan ini bisa sesuai yang telah disepakati melalui Perda APBD tahun 2021,” tegasnya.
Menurutnya, masih ada beberapa fase yang harus dilewati. Dengan begitu, rapat Banggar akan terus dilaksanakan karena di bulan Oktober ini harus sudah disepakati.
“Intinya, Banggar DPRD Kabupaten Sukabumi akan sangat serius untuk betul-betul menganalisa dan berhati-hati. Supaya tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga harus sesuai keinginan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. [BATAMA]






















