- Polisi Tangkap Pelaku Pencoretan Musala `Saya Kafir` di Tangerang
- KPK Dalami Dugaan Proyek Selain RTH Bandung, Periksa Eks Pejabat Pemkot
- Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad Meninggal Dunia
- Proyek Cabut Red Notice Djoko Tjandra Dibanderol Rp10 Miliar
- Eks Sekretaris MA Nurhadi Segera Disidang
- Pejabat Positif Covid-19 Diminta Buka-bukaan
- Jabar Tawarkan 7 Proyek Siap Bangun, Genjot Investasi di Tengah Pandemi
- PN Bandung Batalkan Status Tersangka Notaris Senior di Bandung
- Warga Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Purwakarta Capai 56 Orang
- Operasi Gabungan Protokol Kesehatan Bakal Digelar di Jabar, Catat Tanggalnya
- Pemkot Bandung Akhirnya Cabut Buka Tutup Jalan Ottista, Pascademo Pedagang
- Operasi Yustisi Digencarkan, Kasus COVID-19 di Purwakarta Cenderung Naik
- Ruang Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh, Sehari 33 Pasien Terkonfirmasi COVID-19
- PSK Bawa Kabur Motor Pelanggannya, Habis Begituan Enggak Dibayar
- Kades Cikampek Timur Ditangkap Jaksa Kejari Karawang, Buron 9 Bulan
Satgas Sebut Vaksin Milik Sinovac Salah Satu yang Paling Maju

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini seluruh dunia berlomba untuk bisa melindungi rakyatnya dari COVID-19. Salah satunya dengan vaksin.
Hal ini pun juga dilakukan oleh pemerintah Indonesia yang saat ini bekerja sama dengan perusahaan asal China Sinovac terkait pengembangan vaksin.
"Pada saat ini Sinovac yang berkonsorsium dengan Bio Farma, adalah perusahaan atau pihak yang memiliki kandidat vaksin yang paling maju,” ujarnya saat konferensi pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/8/2020).
Baca Lainnya :
- Anak Durhaka Ini Nyaris Memperkosa dan Menembak Ibu Kandung0
- Kabaharkam Polri Jadi Narasumber Manajemen Talenta Polri yang Diikuti Lulusan Akpol 20190
- Kabar Baik Pelaku UMKM di Bandung Bisa Dapatkan Hibah Modal, Ini Caranya!1
- Manfaat dan Efek Samping Minum Air Jeruk Nipis0
- Positif Covid-19 di Bartim Terus Bertambah, Hari Ini 6 Orang0
Selain dengan sinovac, Wiku menyebut ada beberapa kandidat vaksin yang sudah masuk pada tahap uji klinis. Dia mengatakan bahwa pemerintah akan mencari vaksin tercepat dan terbaik.
“Dan tentunya kita akan mencari yang terbaik dan tercepat. Tapi yang disebut itu harus aman dan efektif bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dan proses itu selalu diperhatikan oleh pemerintah untuk memastikan keamanan dan keefektifan vaksin tersebut,” jelasnya.
Sebelumnya, Wiku menyebut terdapat 188 kandidat vaksin yang tengah dikembangkan. Dimana 139 di antaranya masuk ke dalam tahap pre-klinis. Lalu 25 kandidat vaksin yang berproses di kandidat vaksin dengan uji klinis tahap I. Ada 17 kandidat vaksin dengan uji klinis tahap II. Sementara ada 7 yang berada pada uji klinis tahap II.[]

































