- Suami Jual Istri di Surabaya Terciduk Saat Layanan Seks Bertiga
- Terduga Penembak Polisi di Medan Ditangkap
- Kejagung Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya
- Otto Hasibuan Menang Gugatan Lawan Djoko Tjandra soal Utang USD 2,5 Juta
- SA Habisi FS Usai Setubuh lalu Buang Jasad ke Kandang Buaya
- 70 Nakes di Kota Bandung Positif Corona
- Longsor di Lintas Selatan, Wisatawan Diimbau Lewat Jalur Kota Garut
- Pencuri Bercelurit Satroni Toko di Sukabumi
- Satu PNS Pemkot Tasikmalaya Positif Corona
- 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor di Caringin Sukabumi
- Kejari Tasikmalaya Musnahkan Uang Palsu Senilai Hampir Rp 3 Miliar
- Kasus Sunda Empire, Raden Rangga cs Divonis 2 Tahun Bui
- Upah Minimum 2021 Tak Naik, Besaran UMK di Jabar Masih Ada yang di bawah Rp 1 Juta-an
- Tegang dengan China, India Kerja Sama Pertahanan Bersama AS
- Beda Suara TNI-Gereja Usai Penyergapan ke Warga Diduga KKB
Sambangi Kantor Walikota Tasik, Ini Tuntutan Forsil RT RW

KOTA TASIKMALAYA (POLKRIM) - Ratusan RT RW yang terhimpun dalam Forum Silaturahmi (Forsil RT RW) Kota Tasikmalaya sambangi kantor bale kota Tasikmalaya untuk melakukan aksi damai, Rabu (10/06/2020).
Dalam orasinya, Ketua Forsil RT RW Dede Sukmajaya menyebut sembilan tuntutan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya yakni validasi dan verifikasi data warga yang terkena dampak Covid-19 yang diusulkan RT RW se-Kota Tasikmalaya.
Forsil RT RW menuntut tegas nasib warga yang terkena Covid-19 yang tidak terkaper oleh bantuan sosial. Selain itu, juga terkait keterlambatan pendistribusian bansos untuk warga yang diusulkan oleh RT RW tahap pertama pada bulan Mei 2020.
Baca Lainnya :
- 27 Tenaga Medis di 7 Puskesmas Kota Bandung Terpapar Covid-19 0
- Mita Mengaku Sudah Begituan saat Pacaran, Takut Pria asal Kediri Bunuh Diri0
- Mendikbud Nadiem Khawatir Siswa Belajar di Rumah Jadi Merasa Kesepian0
- Raffi Ahmad Siapkan Kamar untuk Dorce Gamalama0
- Kasus Berbuntut Panjang, Firasat Istri Soal Perselingkuhan Suami & PNS Wanita Usia 39 Tahun 0
"Kami minta transparansi anggaran gugus tugas Covid-19 tingkat Kota Tasikmalaya dan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya agar lebih pro aktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya, terutama dalam pengawasan penganggaran, pengawasan kinerja dan pengawasan bansos," pinta Dede Sukmajaya.
Forsil RT RW lantas menuntut Gubernur Jawa Barat dan wakilnya agar bansos yang diusulkan RT RW berupa uang tunai. Bahkan dengan lantang, forum ini
menuntut Pemprov Jawa Barat, Pemkot Tasikmalaya dan pemerintah pusat harus melibatkan RT dan RW dalam segala bantuan.
"Kami juga tuntut Menteri Sosial RI agar konsisten akan janjinya terhadap realisasi bansos khususnya warga Kota Tasikmalaya. Jangan mempersulit pendistribusian bansos di masa Covid-19, khususnya untuk warga Kota Tasikmalaya," pungkasnya. Jaya.[jalak]


































