- Mahasiswa Bogor Bakar Ban di Tengah Jalan, Tolak Omnibus Law
- Gubernur Jabar Siapkan Tim untuk Sosialiasikan Omnibus Law ke Warga
- 4 Polres di Jabar Miliki Komandan Baru
- Polisi Gadungan di Purwakarta Dihadiahi Timah Panas, Coba Kabur
- HR Bunuh Dadang di Kandang Ayam Miliknya
- Berdampak Ke Sektor Ekonomi, Buka Tutup Jalan Asia Afrika Akan Dievaluasi
- Pekan Ini 1.620 Relawan Vaksin COVID-19 Selesai Disuntik Dosis Pertama
- Kecamatan Bandung Kulon Ajukan PSBM Tingkat RW, Cegah COVID-19
- Bawaslu Panggil Bupati Bandung Dadang Naser, Diduga Melanggar Kampanye
- Gudang Plastik Hangus, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal
- Beredar Surat Minta Dana Pengamanan Pilkada, Catut Nama Gubernur Banten
- Khilaf hingga Keterusan, Pemilik Distro Lamongan Lecehkan 16 Perempuan
- Terbukti LGBT, Praka P Dipecat dari TNI
- Seorang Pria di Jember Cabuli Anak Tetangga diduga Lama Menduda
- Kapolrestabes Medan: Tak Ada Penganiayaan Soal Tahanan Polsek Sunggal Tewas
27 Tenaga Medis di 7 Puskesmas Kota Bandung Terpapar Covid-19

BANDUNG,– Sebanyak 27 tenaga medis di 7 puskesmas di Kota Bandung terpapar virus corona (Covid-19). Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, ketujuh puskesmes itu di antaranya Puskesmas Ibrahim Adji, M Ramdan, Dago, Cipadung, Kopo, dan Sukarasa.
“Dari hasil rapat kemarin, 7 puskesmas tetap buka, namun akan ada pengaturan dalam pelayanan. Sebab kalau tidak buka, masyarakat juga butuh pelayanan,” ujar Oded seusai menerima bantuan dari Bank Indonesia Jabar, Selasa (9/6/2020).
Sampai saat ini, sambung Oded, sebanyak 30 puskesmas sudah diperiksa. Sedangkan jumlah tenaga kesehatan di Kota Bandung yang sudah diperiksa mencapai 1.046 orang. “Sisanya masih berproses. Jumlah tenaga kesehatan sendiri mencapai 2.629 orang,” tutur Oded.
Baca Lainnya :
- Mita Mengaku Sudah Begituan saat Pacaran, Takut Pria asal Kediri Bunuh Diri0
- Mendikbud Nadiem Khawatir Siswa Belajar di Rumah Jadi Merasa Kesepian0
- Raffi Ahmad Siapkan Kamar untuk Dorce Gamalama0
- Kasus Berbuntut Panjang, Firasat Istri Soal Perselingkuhan Suami & PNS Wanita Usia 39 Tahun 0
- Polisi Turun Tangan, 2 Kelompok Warga di Cirebon Terlibat Tawuran0
Sementara itu, untuk penularan yang diduga berasal dari ojek online, Oded mengaku, belum mendapatkan data pasti. Pantauan Kompas.com, di belakang Pendopo Wali Kota Bandung, sejumlah driver ojek online mengantre untuk pemeriksaan Covid-19.
Mereka satu per satu dipanggil dan diperiksa oleh petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Berita sebelumnya, Oded yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung mengatakan, terdapat klaster baru penyebaran virus corona di Kota Bandung.
"Tadi pagi ibu Rita (Kadinkes Kota Bandung) bertemu dengan saya dan melaporkan update terakhir corona, dua hari terakhir ada 10 orang yang positif dari klaster pasar tenaga kesehatan dan satu lagi kalau tidak salah dari ojol (ojek online)," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Senin (8/6/2020). Oded mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi penyebaran virus corona dari klaster-klaster tersebut. Namun hari ini, Oded meralat ucapannya. Ia menyebut bukan klaster.[]
































