- Imigrasi Konfirmasi 153 WN China Masuk Indonesia Lewat Soetta
- Rekannya di Palak, Sopir Angkot di Garut Sweeping Pengamen
- Jenazah COVID-19 Diambil Paksa dari RSI Sumenep
- Mendagri Tito Terbitkan Instruksi Perpanjangan PPKM, Ini Isinya
- Pasien Sembuh Corona di Kota Bandung Terus Meningkat
- Nenek Tasikmalaya Tewas Terjebak di Rumahnya yang Terbakar
- Nadiem Minta Pemda Tindak Tegas Sekolah yang Minta Siswi Nonmuslim Berhijab
- Selain Wabup, Bupati Pangandaran Juga Positif COVID-19
- Habiskan Rp 1,4 Miliar, Rest Area Panimbang Malah Ditinggal Pedagang
- Tuntut Fasum Perumahan, Ratusan Warga Geruduk Kantor Griya Sampurna Sumedang
- Baru 878 Nakes Bandung Barat yang Jalani Vaksinasi COVID-19
- Tommy Soeharto Gugat Pemerintah Rp 56 M soal Penggusuran Terkait Tol Desari
- Ponpes Ditutup Total, 42 Santri di Kabupaten Garut Positif COVID-19
- DPR Minta Vaksinasi Mandiri Perusahaan Disegerakan
- Pakai Jeriken Seberangi Sungai Cimanuk, Warga Sumedang Hilang Terbawa Arus
Risma Pekerjakan Pemulung di Anak Perusahaan BUMN di Bekasi

JAKARTA,--Menteri Sosial Tri Rismaharini mempekerjakan lima pemulung di PT PP Properti Tbk di Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Mereka akan menjadi pegawai kontrak dan digaji sesuai upah minimum regional (UMR).
Diketahui, PT PP Properti TBK merupakan anak perusahaan BUMN bidang properti yang mengembangkan tiga lini bisnis, yaitu residensial, mal dan hotel.
"Kami beri akses pekerjaan kepada Lima pemulung yang kami temukan di berbagai lokasi kemarin," kata Risma di Bekasi, Jumat (8/1).
Baca Lainnya :
- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Canangkan Gerakan Sejuta Tumbler0
- PWI Jabar Gelar Donor Darah Ditengah Krisis Ketersediaan Darah0
- Para Pemain Persib akan Dapat Penghargaan dari Wartawan0
- Jadwal Persib di Liga 1 2020 - Ini 5 Lawan Pertama Maung Bandung0
- Tekad Febri Hariyadi Menjadi yang Terbaik di Era Shin Tae-yong0
"Kami sudah hubungkan dengan pihak pihak Kamala Lagoon dan Insya Allah mereka akan bekerja mulai hari ini," sambungnya.
Risma mengaku melakukan itu agar para gelandangan dan pemulung kembali memiliki harapan dalam menjalani hidup dan meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.
Salah satu pemulung yang diberi pekerjaan oleh Risma adalah Irman Yuda. Risma mengatakan Irman Yuda langsung mau ketika diberi tawaran darinya.
"Kalau ada niat pasti ada jalan asal ada kemauan seperti Pak Irman Yuda, pemulung yang saya datangi dan langsung tertarik dengan tawaran saya," kata Risma.
"Semoga ini menjadi penyemangat bagi para pemulung lain atau orang-orang yang kurang beruntung," ujarnya.
Irman Yuda sendiri mengaku sudah bekerja sebagai pemulung selama enam tahun di Jakarta. Pria berusia 40 tahun itu langsung menerima tawaran pekerjaan dari Risma karena ingin mengubah hidupnya.
"Langsung saya terima. Saya sekalian ingin menyampaikan pesan kepada ibu saya di Jogja. Ibu, jangan kuatirkan saya, sekarang saya Insya Allah kehidupannya membaik," ungkapnya.
Direktur Operasional PT PP Properti Grand Kamala Lagoon Bekasi Rudi Harsono mengatakan kelima pemulung akan dipekerjakan sesuai kemampuan. Mereka berstatus pekerja kontrak dan akan menerima upah sesuai Upah Minimum Regional (UMR) Kota Bekasi.
"Kita akan bekali mereka dengan pelatihan kerja. Kita butuhkan tenaga-tenaga untuk gardening, cleaning service apartemen. Kita diinfokan ada binaan dari kementerian, selama kita bisa membantu kita akan akomodir," kata dia.
Merujuk situs pp-properti.com, PT PP Properti Tbk adalah anak perusahaan BUMN PT PP (Persero) Tbk yang mengembangkan tiga lini bisnis yaitu Residensial, Mall dan Edutainment, Hotel yang tersebar di seluruh Indonesia.
PT PP Properti TBK terlibat dalam pembangunan sejumlah hotel di beberapa daerah, yaitu Palm Park Hotel & Convention Surabaya, Prime Park & Hotel Convention Pekanbaru, Prime Park Hotel Bandung, Park Hotel Jakarta serta Swiss-Belhotel Balikpapan.[]

































