- 1 Tewas dan 2 Buruh Luka Berat, Mesin Pemanas Uap di PT HJ Busana Meledak
- Jabar Hapus Denda dan Beri Diskon Pajak Kendaraan Bermotor
- Ridwan Kamil Sambut Baik Hibah 121 Ribu Dosis Vaksin Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab
- Anggota Ormas Bentrok 2 Orang Ditusuk, Darah Tertumpah di Jalanan
- Rumah Makan Kari Am di Jalan Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi Ludes Terbakar
- KPK Diminta Ungkap Inisial HK di Kasus Korupsi Bansos Bandung Barat
- Ridwan Kamil Usulkan Pengetatan Mikro, BOR Rumah Sakit COVID-19 Jabar Turun Drastis
- Maki Desak Dipindah ke Lapas Wanita, Pinangki Masih Ditahan di Kejagung
- Satu Warga Sumba Timur Tewas Dibunuh, Tiga Orang Luka Berat dan Ringan
- Mances Pelaku Permerkosa Gadis 15 Tahun Ditangkap Polisi Setelah Satu Tahun Kabur
- Pria Stres Minta Uang Rp10 Juta di Minimarket dan Tantang Polisi di Pamulang
- Dirut dan Komut PT ASA Ditetapkan sebagai Tersangka,Timbun Obat Covid-19
- Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Akhirnya Diterima di Gelombang II Tahun 2022
- Diduga Selingkuhan Suaminya, Wanita di Makassar Tikam Mahasiswi
- Bupati dan Wabup Bandung Retak, Sahrul Gunawan: Saya Tak Pernah Dilibatkan
Pasien Positif Corona Tetap Nihil

KABUPATEN SUKABUMI [POLKRIM],-Pemerintah Kabupaten Sukabumi Melakukan pergeseran anggaran untuk antisipasi penyebaran covid 19. demikian dikatakan Sekda Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri Dalam conference pers yang digelar di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid 19 di Pendopo Sukabumi, Sabtu (21/3/2020)
Menurut Sekda Bahwa pergeseran anggaran tersebut atas arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta besarannya bisa saja berkurang atau bertambah.
"Pergeseran anggaran ini hasil berembuk TAPD Kabupaten Sukabumi," ucapnya
Baca Lainnya :
- Satu Unit Minibus Terjebak Akibat Jalan Ambles di Cianjur0
- PWI Peduli Galang Dana untuk Perangi Covid 190
- Di Kota Sukabumi Dapur Warga Terseret Longsor0
- Banjir Kembali Rendam Dayeuhkolot Bandung, Warga Mengungsi0
- 25 Kamar Isolasi di Siapkan Pemda Sukabumi0
Alokasi dana tersebut akan diperuntukan sesuai kebutuhan dan usulan Dinas Kesehatan dan rumah sakit. Hal yang mendasar ialah alat pelindung diri (APD).
Selain menyampaikan persiapan anggaran H.Iyos Somantri juga menyampaikan data update penyebaran Virus Corona.
Sampai dengan saat ini, Pasien yang dinyatakan positif Corona masih negatif di Kabupaten Sukabumi namun. Terkait pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Sukabumi saat ini berjumlah 9 orang. Hal itu setelah ada penambahan satu orang.
"Jadi total PDP 13 orang, selesai pengawasan 4 orang, dan masih dalam pengawasan 9 orang," terangnya.
Sementara orang dalam pemantauan (ODP) secara menyeluruh sebanyak 70 orang. Tersisa 45 orang yang dipantau. Sisanya sudah selesai.
"Biaya perawatan PDP ditanggung pemerintah," paparnya.
Sekda mengimbau masyarakat agar melaksanakan anjuran pemerintah. Terutama mengenai social distancing. Hal itu dengan meminimalkan aktifitas di kerumunan orang.
"Jaga jarak dan minimalkan kontak fisik. tempat wisata sudah kita ditutup dan kemarin telah dilakukan penyemprotan disinfektan di 15 titik yang di arahkan di tempat ibadah dan tempat pelayanan publik serta tempat yang banyak kerumunan," pungkasnya. (batama)

































