- Mendikbudristek Sampaikan untuk Guru Honorer, Tak Hanya Janji Tapi Segera Terealisasi
- KPK Sebut 86 Persen Koruptor yang Ditangkap Bergelar Sarjana
- Warga Garut Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang
- Kasatpol PP Mojokerto Minta Pelaku Dihukum, Anak Buah Dianiaya Anggota TNI
- Posisinya Berangkulan, Sejoli Tewas di Tasikmalaya
- Polisi Trenggalek yang Dilaporkan Hamili Wanita Lain Kini Dimutasi
- Jabar Ajak Investor Garap Megaproyek Wana Wisata Ciater 450 Hektare
- Puluhan Orang Terpaksa Mengungsi, Tanah Gerak Rusak Rumah Warga Sukabumi
- Disdukcapil Kota Cimahi Luncurkan Inovasi 3 Aplikasi Adminduk Online
- Siswa dan Guru Positif COVID di Kota Bandung Bertambah Jadi 54 Kasus
- Laptop dan Dokumen Penting Dosen Raib, Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi di Banjar
- Lulusan SMA Sederajat Dominasi Pemohon Kartu Kuning di Cimahi
- 2 Pemuda di Kabupaten Bandung Dibacok OTK, Diduga Konflik Pilkades
- Siswa dan Guru Terpapar COVID-19 Lebih 5 Persen, PTM 12 Sekolah di Bandung Dihentikan
- Termasuk Jabar 22 Provinsi Catatkan Nol Kematian Akibat Covid-19
Jakarta Diusulkan Turun Level PPKM

JAKARTA -PPKM level 4-2 akan berakhir besok. Jakarta tidak lagi menjadi zona merah. DKI Jakarta pun diusulkan untuk turun level PPKM.
Sebagaimana diketahui, pekan lalu Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengumumkan PPKM level 2-4 diperpanjang hingga 16 Agustus.
"Atas arahan Presiden RI, PPKM 4, 3, 2, akan diperpanjang hingga 16 Agustus 2021," kata Luhut dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021).
Baca Lainnya :
- Cegah Penularan Corona, Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi Tutup Kegiatan Pasar Ahad0
- Atasi Penyebaran Virus, MUI Minta Masyarakat Patuhi Larangan Mudik0
- Menteri PUPR Intruksi Penghentian Sementara Pekerjaan Proyek0
- Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Karantina Lockdown Daerah 0
- Covid-19, Menteri Tjahjo Terbitkan Edaran PNS Bekerja dari Rumah0
Luhut mengatakan perpanjangan masa PPKM ini dilakukan untuk menjaga momentum yang baik. Dia mengatakan penerapan PPKM level 2-4 sebelumnya sudah berjalan baik.
"Penerapan perpanjangan PPKM level 4, 3, dan 2 yang diterapkan sejak 2 Agustus-9 Agustus di Jawa-Bali menunjukkan hasil cukup menggembirakan," katanya.
"Dari data yang didapat, penurunan terjadi hingga 59,6% dari puncak kasus di 15 Juli 2021 yang lalu," ucap dia.
Kini, kasus Corona secara nasional pun terus melandai. Beberapa daerah tidak lagi menjadi zona merah. Salah satunya DKI Jakarta.
"Alhamdulillah kita sudah keluar dari zona merah ya, bahkan RT yang merah hanya ada tujuh," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/8/2021).
Sementara itu, dari total 34.417 RT di Jakarta, sebanyak 349 di antaranya berstatus zona oranye serta 24.011 RT merupakan zona hijau COVID-19.
Politikus Gerindra itu mengungkap faktor penyebab menyusutnya zona merah karena kasus COVID-19 terus menurun. Faktor lainnya, warga mematuhi kebijakan pembatasan mobilitas.
Sementara itu, epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman, menyebut level PPKM di Jawa-Bali bisa diturunkan. Bahkan, untuk Jakarta bisa turun ke level 2.
"Saya kira untuk Jawa-Bali bisa turun untuk leveling-nya. Untuk Jakarta bahkan mungkin bisa turun ke 2," kata Dicky kepada wartawan, Minggu (15/8/2021).
Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa indikator penurunan level juga harus dilihat. Indikator ini harus dilihat lebih detail lagi.
"Di sini, indikatornya tetap dilihat. Tes positivity rate, kematian, hunian rumah sakit. Tapi lebih detail, seperti berapa orang yang di ICU, berapa orang yang butuh ventilator," ungkapnya.
Lantas, apakah PPKM akan diperpanjang lagi?
Dicky menyarankan agar PPKM diperpanjang lagi. Namun, di satu sisi, daerah-daerah yang kasusnya sudah melandai diturunkan levelnya.
"Diperpanjang, tapi diturunkan levelnya. Penurunan ini bisa macam-macam levelnya," lanjutnya.[]






















