- Persetujuan Jokowi Angkat Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Membuka Luka Lama Keluarga Korban Penculikan.
- Gaji Perdana Sebagai CPNS Cair Desember 2020
- Sejumlah Hotel di Jabar Mundur Jadi Fasilitas Isolasi COVID-19
- Mahasiswa Sukabumi Pertanyakan Penegakan Pembangunan di Sempadan Pantai
- Bupati Bandung Barat Pilih Gencarkan Operasi Yustisi Ketimbang PSBM
- Guru Madrasah di Sumedang Akan Dapat Subsidi dari Kemenag
- 6 Bandar-Pengedar Narkoba Ditangkap di Cianjur, Salah Satunya Siswi SMK
- Eks Bupati Indramayu Supendi Kembali ke Sukamiskin
- 41 PNS Indramayu Positif Corona
- Ratusan Buruh Pabrik Alkes Positif COVID-19
- Ridwan Kamil Tetapkan 5 Daerah di Jabar Zona Merah
- Oknum Satpol PP Halangi-Tabrak Ambulans di Bogor, Ini Kata Polisi
- Bayi Dibuang ke Kali Cipinang, Kondisinya Masih Hidup Saat Ditemukan
- Petugas rapid test Covid-19 di Bandara, Polisi Pastikan Pelaku Lecehkan Penumpang
- Irjen Napoleon Yakin Polri Tak Punya Bukti Suap Red Notice
9 Warga Purwakarta Meninggal Akibat Terpapar COVID-19

PURWAKARTA - Sebanyak sembilan warga meninggal dunia di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, akibat terkonfirmasi positif selama pandemi COVID-19. Meskipun terdapat kasus meninggal, warga yang sembuh pun cukup signifikan sebanyak 145 orang.
"Sebelumnya telah kami kami catat ada sembilan orang positif telah meninggal dunia, dan hari ini, masih terdapat 32 orang yang berstatus terkonfirmasi positif," ujar juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan, Senin (14/9/2020).
Menurutnya, 32 warga yang masih terkonfirmasi positif tersebut tersebar pada sejumlah kecamatan, di antaranya; 12 orang di Kecamatan Kota, empat di Jatiluhur, satu di Plered, dua di Pasawahan, satu di Bojong, lima di BBC, dua di Campaka, dua di Cibatu, dan tiga di orang di Kecamatan Bungursari.
Baca Lainnya :
- Begal Sadis Kota Bandung Tumbang Ditembak Polisi0
- Kembali Diperiksa Jaksa Pinangki Ubah Penampilan 0
- Angka Kasus COVID-19 Meningkat, Cimahi Zona Merah Lagi0
- 4 Daerah di Jabar Zona Merah COVID-19, Salah Satunya Kota Cimahi0
- Kasus Ayah Laporkan Anak karena Unggahan di Medsos Berlanjut0
Baginya, GTPP tak henti-hentinya menyosialisasikan agar warga mematuhi protokol kesehatan, karena pandemi ini masih belum selesai. Selain itu dia juga meminta agar masyarakat tetap waspada dan tetap menjalankan anjuran pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi ini.
Sementara itu, berdasarkan pantauan, disiplin dalam penerapan protokol kesehatan tampaknya mulai mengendur. Tidak hanya warga, beberapa pusat perbelanjaan sudah jarang melakukan pengukuran suhu tubuh pengunjung.
Begitu pula kerumunan masyarakat tetap terjadi, seperti hajatan atau acara-acara seremonial yang melibatkan banyak orang. Termasuk tingkat kepatuhan penggunaan masker juga terus melemah.[]

































