- Banjir dan Longsor Terjang 7 Desa di Ciamis, 15 Keluarga Mengungsi
- Pemerintah Putuskan Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik
- Pasangan Bupati SMS–GES di Desa Elpule dan Desa Leku di Hadiri Ratusan Pendukung
- Komplotan Curanmor Digulung Polisi, Jual Motor di Facebook
- 5.489 KTP el Dimusnahkan, Hindari Penyalahgunaan
- Tomtom Dapat Rp5,1 Miliar dan Kadar Slamet Nikmati Rp9,2 Miliar, Korupsi RTH
- Mayat Bayi di Selokan Disantap Biawak
- Libur Panjang Maulid Nabi di Cirebon, 828 Personel Gabungan Dikerahkan
- 1 PNS Positif Corona, 2 Ruangan di Bale Kota Tasikmalaya Ditutup
- Vanessa Angel Bacakan Pledoi: Saya Alami Gangguan Kecemasan dan Emosi
- 3 Remaja di Cirebon Terluka, Diserang Geng Motor
- Wali Kota Risma Diancam Penjara, Diduga Melakukan Pelanggaran Berat
- Warga Blitar Berdalih Jengkel dengan Polisi, Posting Ujaran Kebencian
- 10 Personel Dishub Kota Bogor Terpapar Covid-19
- Besok Ribuan Buruh Geruduk Kantor Gubernur Jabar, Tuntut Kenaikan UMK 2021
Polisi Usut Penyebar Undangan yang Bikin Kelompok Anarko Turun ke DPR

JAKARTA -Sebanyak 200 pemuda yang diduga kelompok anarko diamankan polisi karena hendak melakukan aksi di depan DPR, Jakarta Pusat. Polisi akan mencari penyebar undangan yang membuat mereka turun ke jalan.
"Nah ini yang kita akan penyelidikan, siapa yang sebar dari isu-isu hoax yang ajak mereka untuk lakukan demonstrasi di DPR ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/10/2020).
Yusri mengatakan 200 orang kelompok anarko tersebut memang mendapat kabar terkait adanya demonstrasi di gedung DPR. Namun mereka dihalau ketika hendak menuju lokasi.
Baca Lainnya :
- Bamsoet Dorong Pemuda Pancasila Manfaatkan Big Data untuk Pengembangan Organisasi dan Bela Negara0
- LRR Filipina Pasukan Elit Terbaik di Dunia yang Berhasil Geser Peringkat `Baret Merah` Indonesia0
- 63 Anggota TNI AD Tersangka Perusakan Polsek Ciracas Ditahan0
- Dalton Ichiro Tanonaka Warga AS Dieksekusi ke Lapas Salemba0
- Tito Gandeng Ormas di Proyek Pengadaan Masker Hingga Uji Lab0
"Setelah kita dalami, rata-rata mereka mendapat informasi dari media sosial, ajakan melakukan demo di gedung DPR, ini semua rata-rata begitu," katanya
Polisi menduga kelompok anarko tersebut tidak turun ke DPR untuk menyampaikan aspirasi, melainkan untuk membuat kekacauan. Pasalnya, polisi menemukan peralatan yang diduga untuk menyerang petugas.
"Ada beberapa bukti yang kita temukan dari HP maupun juga dari barang yang dia bawa, ada yang bawa batu ada yang bawa cat memang," ujarnya.
Untuk diketahui, aparat kepolisian mengamankan 200 orang yang akan berdemo di depan DPR. Polisi menduga para pelaku adalah kelompok anarko yang hendak membuat kericuhan
Ke-200 orang tersebut diamankan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Mereka dihalau polisi saat hendak menuju gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Saat ini ratusan pemuda tersebut diamankan di Polda Metro Jaya. Mereka juga menjalani rapid test dan sejauh ini 10 di antaranya reaktif Corona dan 2 positif Corona.[]


































