- Banjir dan Longsor Terjang 7 Desa di Ciamis, 15 Keluarga Mengungsi
- Pemerintah Putuskan Upah Minimum Tahun Depan Tidak Naik
- Pasangan Bupati SMS–GES di Desa Elpule dan Desa Leku di Hadiri Ratusan Pendukung
- Komplotan Curanmor Digulung Polisi, Jual Motor di Facebook
- 5.489 KTP el Dimusnahkan, Hindari Penyalahgunaan
- Tomtom Dapat Rp5,1 Miliar dan Kadar Slamet Nikmati Rp9,2 Miliar, Korupsi RTH
- Mayat Bayi di Selokan Disantap Biawak
- Libur Panjang Maulid Nabi di Cirebon, 828 Personel Gabungan Dikerahkan
- 1 PNS Positif Corona, 2 Ruangan di Bale Kota Tasikmalaya Ditutup
- Vanessa Angel Bacakan Pledoi: Saya Alami Gangguan Kecemasan dan Emosi
- 3 Remaja di Cirebon Terluka, Diserang Geng Motor
- Wali Kota Risma Diancam Penjara, Diduga Melakukan Pelanggaran Berat
- Warga Blitar Berdalih Jengkel dengan Polisi, Posting Ujaran Kebencian
- 10 Personel Dishub Kota Bogor Terpapar Covid-19
- Besok Ribuan Buruh Geruduk Kantor Gubernur Jabar, Tuntut Kenaikan UMK 2021
Perubahan Warna Kuku Jadi Tanda Gula Darah Anda Tinggi

JAKARTA - Diabetes tipe 2 adalah kondisi umum yang memengaruhi kadar gula darah seseorang. Gula darah adalah komponen kesehatan yang sering diremehkan. Ketika rusak dalam jangka waktu yang lama, bisa berkembang menjadi diabetes. Diabetes memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi atau menggunakan insulin, hormon yang memungkinkan tubuh mengubah glukosa (gula) menjadi energi.
Ketika ini terjadi, kuku jari seseorang bisa berubah, menandakan mereka berisiko. Dr Elizabeth Salada membahas pentingnya menjaga kuku sebagai indikasi masalah kesehatan yang mendasarinya. Dr Salada memperingatkan kuku seseorang bisa menyimpan petunjuk dan tanda awal diabetes tipe 2.
“Banyak penyakit umum dapat muncul dengan sendirinya melalui tampilan kuku Anda,” kata Dr Salada dilansir dari Express.
Baca Lainnya :
- Pelaku Ungkap Motif di Balik Aksi Video Call Cabul ke Mahasiswi UIN Makassar0
- 2 RW di Lembang Terapkan Mini Lockdown, 7 Warganya Positif COVID-190
- Beredar Video Syur Mahasiswi saat Kuliah Online0
- Menaker : Soal Tenaga Kerja Asing dan Outsourcing dalam UU Cipta Kerja0
- 114 Warga Karikil Tasikmalaya Keracunan Nasi Kuning saat Acara Ulang Tahun0
Dr Salada menjelaskan bahwa idealnya kuku normal dan sehat biasanya berwarna merah muda, rata dan bahkan berwarna. Karena itu, selalu waspadai setiap perubahan pada kuku, baik ketebalan, konsistensi melihat permukaan warna kuku dan apakah kuku dipisahkan untuk bantalan kuku.
“Jika Anda melihat lubang kuku yang menunjukkan bahwa pasien menderita psoriasis - salah satu kelainan kulit, sedikit memerah di bagian bawah kuku terkadang merupakan gejala diabetes," jelasnya.
Diabetes.co.uk menyebutkan bahwa kuku adalah tanda yang mencerminkan berbagai masalah kesehatan. Situs kesehatan tersebut menambahkan, kuku adalah pemicu untuk diagnosis penyakit kulit hingga penyakit kronis.
“Mereka bilang mata adalah jendela jiwa Anda. Kalau begitu, kuku harus menjadi jendela kesehatan," tulis situs tersebut.
Orang dengan diabetes lebih mungkin dibandingkan mereka yang tidak menderita diabetes untuk mendapatkan infeksi jamur yang disebut onikomikosis. Infeksi ini biasanya menyerang kuku kaki. Kuku akan menguning dan menjadi rapuh.
Jika kaki seseorang terluka, kerusakan saraf akibat diabetes dapat membuat Anda sulit merasakan cedera tersebut. Bakteri dapat masuk ke dalam luka terbuka, menyebabkan infeksi dan jika seseorang tidak merasakan luka dan tidak mengobati infeksinya, hal itu bisa sangat merusak kaki sehingga perlu diamputasi.
Kuku dapat mengungkapkan banyak hal tentang kesehatan seseorang secara keseluruhan. Banyak penyakit dan kondisi serius dapat dideteksi dengan perubahan pada kuku.
Pakar kesehatan memperingatkan bahwa memiliki kuku putih dapat mengindikasikan penyakit hati, kuku dengan setengah merah muda dan setengah putih dapat mengindikasikan penyakit ginjal, bantalan kuku merah dapat memperingatkan kondisi jantung dan kuku yang menguning dan menebal dapat mengindikasikan penyakit paru-paru.[]


































