- Tukang Kencleng Perbaikan Jalan Dibacok Temannya, Kesal Tak Mau Gantian
- Bocah Disabilitas Dianiaya oleh OTK Dengan Cara Kuku Dicabut dan Bibir Disundut Rokok
- Rumah Wakil Ketua DPRD Bandung Barat Dibobol Maling
- 2 Orang Tewas Tertimbun Longsor Akibat Longsor Terjang Penambangan Ilegal Di Sukabumi
- Ribuan Buruh Tolak Audiensi Dengan Wagub Jabar Di Gedung Sate
- Vonis Cynthiara Alona Kasus Prostitusi Ditunda Gara-gara Hakim Belum Siap
- Imigrasi Bandara Soetta Tolak 19 WNA Masuk Indonesia, Tangkal Omicron
- Buron Korupsi Genset Papua Rp22 Miliar Ditangkap di Menteng
- Polri Sudah Terbitkan Perpol Perekrutan 57 Mantan Pegawai KPK
- Jenderal Dudung Tolak Permintaan Ajudan untuk Anggota DPR Hillary Brigitta
- Berawal dari Rebutan Kunci Mobil, Dugaan KDRT Anggota DPRD Tangerang
- Jenderal Andika Ingin Pencegahan Sejak Dini Diperkuat, Hindari Bentrok TNI-Polri
- Satreskrim Polres Cimahi Bekuk Empat Pelaku Spesialis Curanmor
- Kronologis 2 Polisi Jakpus Ditabrak Kurir Narkoba di Cirebon
- Bayar Rp500 Ribu Bonus Plus-plus, Panti Pijat di Citra Raya Digerebek Polisi
Rutin Berendam Air Hangat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Selain memberi efek menenangkan, mandi air hangat ternyata baik untuk kesehatan jantung. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia.
Gaya hidup tak sehat adalah salah satu faktor yang membuat seseorang berisiko besar mengalami penyakit ini. Selain olahraga dan menerapkan pola makan sehat, rutin berendam dalam air hangat bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah penyakit ini.
Hal tersebut telah dibuktikan oleh peneliti Jepang yang bekerjasama dengan para ahli dari Minia University, Mesir. Riset dilakukan dengan menganalisis data dari Study Cohort I yang berbasis di Pusat Kesehatan Masuarakat Jepang, yang mencakup lebih dari 61.000 peserta berusia 45 hingga 59 tahun.
Baca Lainnya :
- Jangan Asal Mandi, Lakukan Ini agar Kesehatan Kulit Terjaga 0
- 10 Hal Terjadi pada Tubuh Bila Biasa Begadang0
- Angka Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Tinggi, Apa Sebabnya? 0
- Update Corona di RI: 1.155 Positif, 102 Meninggal, 59 Sembuh0
- Ikatan Dokter Indonesia Ancam Mogok Tangani Pasien Corona0
Dalam riset tersebut, peneliti menemukan bahwa rutin mandi air panas dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 28 persen. Bahkan, rutin mandi air hangat juga bisa menurunkan risiko stroke sebesar 26 persen.
Menurut peneliti, berendam dalam air hangat memberikan efek yang serupa dengan olahraga yang dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dalam jangka panjang. Inilah yang membuat rutinitas berendam air hangat bisa memberi dampak positif pada kesehatan jantung.
Mandi air hangat adalah salah satu cara yang telah dibuktikan peneliti dapat mengurangi risiko kesehatan jantung. Namun, gaya hidup adalah faktor utama yang menunjang kesehatan jantung kita. Oleh karena itu, kita harus menerapkan gaya hidup sehat dengan cara berikut:
1. Berhenti merokok
Cara terbaik untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan menghindari gaya hidup merokok. Pasalnya, bahan kimia dalam tembakau dapat merusak jantung dan pembuluh darah. Selain itu, asap rokok juga mengurangi oksigen dalam darah yang dapat meningkatkan tekanan darah dan detek jantung. Akibatnya, jantung bekerja lebih keras untuk memasok oksigen yang cukup ke tubuh dan otak. Baca juga: Mengapa Waktu Tidur Bisa Berbeda-beda Tergantung Usia?
2. Tidur yang cukup
Pola tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, depresi dan serangan jantung. Durasi tidur yang dibutuhkan orang dewasa adalah tujuh jam setiap malam. Namun, jika Anda merasa lelah meski telah tidur yang cukup, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
3. Konsumsi makanan bergizi
Mengonsumsi makanan sehat dapat melindungi jantung kita, menyeimbangkan tekanan darah dan tingkat kolesterol, serta mengurangi risiko diabetes tipe 2. Untuk menjaga kesehatan jantung, kita bisa mengonsumsi makanan berupa sayur, buah dan biji-bijian. Selain itu, hindarilah makanan yang mengandung garam, gula, alkohol, dan lemak jenuh.[]






















