- Bandung Darurat Corona, Kasus Positif Aktif Covid-19 Terus Meningkat
- Imbas Video Viral Para Kades, PWI Kabupaten Sukabumi Tempuh Jalur Hukum
- Terkait Pernyataan Apdesi, Ratusan Insan Pers di Sukabumi dan Berbagai Daerah Datangi Polres Sukabumi
- Yusril Ihza Mahendra Patahkan Semangat PSI, Anies Baswedan Sangat Sulit Dimakzulkan
- Komjen Listyo Sigit Prabowo, Calon Kapolri yang Bakal Gantikan Idham Azis
- Legenda Sepak Bola Dunia Diego Maradona `Gol Tangan Tuhan` Telah Berpulang
- Markas Kodam Jaya Dibanjiri Karangan Bunga untuk Jenderal Dudung
- Sehari 36 Kasus Positif COVID-19 di Kota Cimahi
- Pasien COVID-19 Harus Menunggu Giliran, Ruang Isolasi RSUD Cikalongwetan Penuh
- PN Cirebon Diminta Berikan Hukuman Setimpal untuk Pelaku Investasi Bodong
- Gedung Balai Diklat Disulap Jadi Ruang Isolasi, COVID-19 Membludak
- Pemkot Bandung Bakal Sanksi Usaha Pariwisata Langgar Prokes, Kasus COVID Terus Naik
- Buruh Purwakarta Perkuat Aksi di Cianjur, Tuntut Kenaikan UMK 8%
- Siswi SMP di Tasikmalaya Dicabuli Bergiliran 10 Pria Selama Setahun
- Disparbud Gelar Swab Tes 462 Pekerja Sektor Wisata
Pelaku Perobekan Alquran dan `Saya Kafir` di Musala Tangerang, Waras dan Terpelajar

TANGERANG - Pelaku perobek Alquran dan vandalisme bertulikan ‘Saya Kafir di MusalaDarrusalam, Perumahan Villa Tangerang Elok. Jalan Rasamala Raya, RT005/008, Kutajaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, diketahui sosok yang terpelajar dan waras.
Tidak seperti kasus penyerangan ulama dan tokoh agama yang kebanyakan stress atau gila, pelaku vandalisme di musala ini dari kalangan terpelajar.
Kapolsek Pasar Kemis AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, pelaku yang diketahui bernama Satrio berusia 18 tahun merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta. Dia melakukan aksimerobek alquran dan mencoret-coret dinding musala seorang diri.
Baca Lainnya :
- Dokter Klinik Aborsi Senen Meninggal Dunia di RS Polri Kramat Jati0
- Gelar Perkara Kebakaran Gedung Kejagung, Polri Sebut untuk Menentukan Tersangka0
- Kapolri Didesak Tangkap Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang0
- Pinangki Ngaku Tak Tahu Action Plan Pengurusan Fatwa MA Djoko Tjandra0
- Sebanyak 10.740 Orang Meninggal Akibat Covid-190
"Sudah, diamankan pukul 19.30 WIB, semalam. Iya, (pelaku) mahasiswa PTS. Pelaku tunggal," kata Fikri, , Rabu (30/9/2020).
Fikri menjelaskan, peristiwa bermula pada saat saksi Rifki hendak azan dan salat Ashar, pukul 14.45 WIB. Tetapi, dalam musala itu sudah berantakan dan banyak coretan dengan pilok hitam bertuliskan menistakan agama Islam.
Dinding musala dicoret dengan tulisan, "Saya Kafir", "Anti Islam", "Anti Khilafah." Yang parahnya lagi, pelaku menyobek Alquran dan menyemprotnya dengan silang menggunakan pilok hitam dan dilakban.
"Disobek-sobek dan dicoret-coret dengan pilok warna hitam, sajadah dipotong dua, serta menggunting kabel alat pengeras suara. Saksi lalu menghubungi saksi lainnya dan Polsek Pasar Kemis," sambung Fikri.
Dari pemeriksaan terhadap pelaku S, tidak ditemukan adanya tanda-tanda gangguan kejiwaan atau stres. Sejumlah pertanyaan yang diajukan juga dijawabnya lancar saja.
"Tidak stres. Saat diajak komunikasi juga nyambung, dan tidak ada masalah dengan kejiwaannya. Pelaku mahasiswa," tukasnya.[]

































