- Polisi Ungkap Bocah SMP Korban Pengeroyokan di Cimahi 3 Orang
- 21 Pemain Ikuti Latihan Perdana Persib Bandung
- Kader PAN Subang Terjerat Kasus Dugaan Ijazah Palsu
- Tangan dan Leher Luka Sayat, Mamih Juju Tewas Di Musala Ruko
- Tak Ada Tanda Kekerasan, Seorang Satpam Bank Swasta Ditemukan Tewas
- Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru 2022 Jabar Dimulai
- Tumpukan Sampah Menumpuk di Soreang
- 40 Laptop Sekolah SMAN Bandung Digondol Maling
- Liga Desa Garut, Ajang Seleksi Pesepakbola Profesional
- KPK Panggil Sembilan Saksi Terkait Kasus Suap di Kabupaten Bogor
- Usai Diserbu Wisatawan, Tumpukan Sampah Berserakan di Situ Bagendit Garut
- Kemenag Buka Program Bantuan Masjid dan Mushola
- Jokowi Bolehkan Masyarakat Tidak Pakai Masker di Luar Ruangan dan Area Terbuka
- Rapat Paripurna DPRD Kab. Sukabumi Agedakan Penyampaian 2 Raperda
- Bupati `ASN Harus Mengadaptasi Perubahan Dan Bisa Memberi Solusi`
Dugaan Bisnis Narkoba Oknum Polisi Bos Tambang Emas, Polda Kaltara Diminta Usut Tuntas

KABUPATEN BULUNGAN -Oknum polisi Briptu Hasbudi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), diciduk atas perkara menjalankan bisnis tambang emas ilegal. Namun, saat dilakukan penggeledahan, ada dugaan bisnis pengiriman ilegal narkoba.
Dirnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan pihaknya telah memerintahkan Polda Kaltara mengungkap dugaan tersebut. Pihaknya juga tengah berkoordinasi atas kasus ini.
Baca Lainnya :
- Kembali Terjerat Narkoba, Rumah Tio Pakusadewo Digeledah Petugas Berbaju Hazmat 0
- Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi, Dalam Kasus Jiwasraya0
- Jaksa Ungkap Pertemuan Harun Masiku dan Ketua KPU di Sidang Saeful Bahri0
- Sosok Rica Andriani, Istri Kapolsek Kembangan yang Dicopot0
- Niat Yasonna Bebaskan Napi Korupsi Dipertanyakan0
"Seketika berita ini viral, saya sudah memberikan perintah kepada Dirresnarkoba Polda Kaltara untuk kordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Kaltara guna melakukan pengembangan terhadap pengungkapan kasus tersangka Briptu HSB," kata Krisno kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).
"Tentang kemungkinan keterlibatan tersangka dalam perkara peredaran gelap narkoba," tambahnya.
Krisno mengatakan, dalam dugaan tersebut, belum ada titik temu yang pasti. Dia menyebut Polda Kaltara masih dalam proses penyelidikan.
"Sejauh ini belum, teman-teman Ditresnarkoba Polda Kaltara masih bekerja," ujarnya.
Diketahui, oknum polisi bernama Briptu Hasbudi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), diciduk atas perkara menjalankan bisnis tambang emas ilegal. Bos tambang tersebut diringkus saat berusaha menghilangkan barang bukti atas perkara yang menjeratnya.
Briptu Hasbudi ditangkap pada Kamis (5/5) sekitar pukul 12.15 Wita di Bandara Tarakan. Pelaku diamankan bersama tersangka lainnya bernama Muliadi saat berusaha melarikan diri.
"Tersangka (Briptu) Hasbudi dan Muliadi alias Adi, hari ini diamankan sekitar pukul 12.15 Wita di Bandara Tarakan," ungkap Dirkrimsus Polda Kaltara Kombes Hendy F Kurniawan, Kamis (5/5).
Atas temuan dugaan bisnis pengiriman barang ilegal pada penggeledahan di rumah tersangka, pihaknya langsung turun melakukan pengecekan di Pelabuhan Malundung Tarakan. Pasalnya ada dugaan pengiriman barang secara ilegal diselipkan narkoba.
"Karena ada informasi bahwa di dalam baju bekas itu ada diselipkan narkoba. Sehingga kami turunkan anjing K-9 bantuan dari Bea-Cukai," urai Hendy.
Kini Briptu Hasbudi telah ditahan di Polda Kaltara guna penyelidikan lebih lanjut atas temuan-temuan pelanggaran. Ia pun dijerat Pasal 158 jo Pasal 160 UU No. 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara.[]

http://www.staisabili.ac.id/



















