- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Bertemu Joe Biden, Presiden Jokowi Harap Laut China Selatan Damai

GLASGOW - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memaparkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di sela KTT COP26 di Glasgow pada 1 November waktu setempat.
Pada pertemuan itu, Jokowi mengapresiasi kerja sama yang dilakukan selama pandemi Covid-19. “Pertemuan dilakukan cukup lama sekitar satu jam dengan suasana yang sangat hangat dan bersahabat ini adalah pertemuan fisik pertama kedua presiden,” kata Retno dalam keterangan pers Menlu RI di kanal YouTube Sekretariat Presiden (2/11/2021).
Retno menjelaskan, Jokowi menyampaikan keinginannya agar situasi di Laut China Selatan (LCS) damai dan stabil. “Mengenai Laut China Selatan presiden menyampaikan kepemimpinan Indonesia adalah satu melihat Laut China Selatan sebagai laut yang damai dan stabil untuk itu presiden menekankan bahwa hukum internasional harus dihormati oleh semua pihak. Sebagai negara demokrasi kedua dan ketiga di dunia maka kemitraan Indonesia Amerika Serikat harus dapat berkontribusi bagi kemakmuran dan stabilitas kawasan,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- 1 Pegawai Positif Corona, Kantor Staf Presiden Dikosongkan 14 Hari0
- Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi, Dalam Kasus Jiwasraya0
- Honorer K2 dari Revisi UU ASN, PPPK Dapat Uang Pensiun0
- 492 Pejabat di Pemkab Cirebon dimutasikan0
- Disperdagin Kab. Cirebon GAGAL Revitalisasi Pasar Jamblang0
Sementara itu, kata Retno, Presiden Biden menyampaikan pentingnya kepemimpinan Indonesia dan menyampaikan komitmen kerja sama serta memberikan dukungan terhadap Presidensi G20 Indonesia. Selain soal Laut China Selatan, kedua presiden juga membahas kerja sama vaksin yang dilakukan selama ini dan Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap dukungan vaksin kepada Indonesia.
”Pemerintah Indonesia menghargai kerja sama bidang kesehatan selama pandemi mulai dari penerimaan stok vaksin melalui mekanisme dose-sharing, ventilator, obat-obatan teurapeutik, hingga alat kesehatan lainnya. Isu lain yang dibahas dalam pertemuan itu antara lain soal demokrasi. Di mana kedua presiden menekankan pentingnya kedua negara untuk memastikan democracy delivers,” kata Retno.






















