- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Polisi Bakal Periksa Manajemen Transjakarta

JAKARTA -- Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya akan melakukan Traffic Accident Analysis (TAA) terkait insiden kecelakaan bus Transjakarta di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (25/10). Pihaknya juga akan memeriksa manajemen Transjakarta.
"Kami sudah koordinasi kemungkinan besok akan dilakukan Traffic Accident Analysis," ujar Sambodo di Gedung Subdit Gakkum Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (25/10).
Lanjut Sambodo, dari TAA itu akan diketahui dugaan penyebab kecelakaan. Sehingga kemudian polisi dapat memeriksa pihak manajemen Transjakarta untuk dimintai keterangan. Jika kecelakaan disebabkan human error, seperti sopir mengantuk, maka pihak manajemen Transjakarta akan diperiksa terkait jam kerja sopir.
Baca Lainnya :
- Jaksa Ungkap Pertemuan Harun Masiku dan Ketua KPU di Sidang Saeful Bahri0
- Sentil Elite Politik dan Media, Luhut: Orang Lain Mati Gara-gara Berita Enggak Jelas0
- Jawa Timur Gratiskan Sewa 4 Rusun Selama 3 Bulan0
- Rincian Sumber Dana Rp405 T ala Jokowi Lawan Corona0
- Dua WNI di AS Positif Virus Corona0
"Misal human error orang mengantuk, dilihat jam berapa dinas dan istirahatnya," ungkap Sambodo.
Kemudian, jika kecelakaan yang menewaskan dua orang itu disebabkan mesin yang bermasalah, maka akan ditanyakan terkait perawatan bus tersebut. Sehingga masih menunggu hasil dari TAA, untuk menentukan siapa pihak manajemen Transjakarta yang akan dimintai keterangan.
"Kami data, dan ambil keterangannya sampai nanti malam, siapa yang sudah bisa pulang ke rumah, siapa yang dirawat siapa yang luka ringan," ucap Sambodo.
Selanjutnya, kata Sambodo, selain memeriksa manajemen Transjakarta, polisi juga akan memeriksa penumpang yang menjadi korban. Dalam kecelakaan itu, ada 37 korban selamat dan dua meninggal dalam insiden tersebut. Saat ini korban luka-luka dibawa ke Rumah Sakit (RS) Budi Asih atau RS Kramat Jati.
"Saksi masih kami data, kan ada saksi kunci, tapi masih dirawat saat ini jadi belum bisa kami tanyai," terang Sambodo.[]






















