- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Mobil Terbang Pertama di Jepang Lulus Uji Keamanan

TOKYO - Bagi Anda yang bermimpi punya mobil terbang agar terhindar kemacetan dan sampai tujuan dengan cepat, tampaknya bakal menjadi kenyataan. Sebab, Jepang untuk pertama kalinya telah melakukan uji keselamatan bagi mobil terbang yang diproduksi SkyDrive dan diberi nama SD-03.
Hasilnya mobil terbang ini dinyatakan lolos uji keselamatan serta memperoleh serfitikat dari pemerintah Jepang. Ini tentu menjadi langkah awal yang baik untuk memasuki era atau zamannya mobil terbang. Diharapkan pada tahun 2025 mobil terbang ini bisa dijual untuk digunakan sebagai layanan mobil taksi.
Baca Lainnya :
- Dua WNI di AS Positif Virus Corona0
- Korut Tetap Yakin Belum Terpapar Virus Corona0
- Presiden Filipina Perintahkan Tembak Mati Pelanggar Karantina0
- Jutaan Orang Eropa Bakal Kena PHK, UE Galang Dana Rp1.812 T0
- Xi Jinping Telepon Jokowi, Semangati Indonesia Bisa Menang Lawan Corona0
Hebatnya lagi, SkyDrive menerapkan konsep sebagai mobil terbang bertenaga listrik yang dioperasikan secara VTOL. Bahasa kerennya Vertical Take Off and Landing, atau sederhananya mobil terbang ini bisa mengudara dan mendarat dari landasan sempit secara vertikal seperti helikopter.
Dikutip dari laman iflscience, mobil terbang listrik SkyDrive yang mengusung konsel e-VTOL ini sukses melakukan demonstrasi penerbangan berawak pada Agustus 2020. Ketika itu, SD-03 yang berkapasitas satu orang dapat mengudara dengan menggunakan delapan baling-baling dalam formasi quadcopter atau 4 rotor.
SkrDrive SD-03 mampu terbang sekitar 10 menit dengan kecepatan tertinggi 30 mil per jam atau 48 kilometer per jam. Selama uji coba pertama, seorang pilot yang mengemudikan SkyDrive SD-03 menunjukkan mobil terbang listrik ini mampu lepas landas secara vertikal dengan mulus.
Kemudian, SkyDrive mengajukan permohonan sertifikat keselamatan untuk SD-03, kepada Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (MLIT), yang bertugas mengesahkan keselamatan kendaraan. Tes ketat diterapkan selama menguji kekuatan dan kemampuan terbang SD-03.
Sementara itu SkyDrive selaku produsen juga harus menyerahkan data ekstensif dan rencana manufaktur terkait dengan konsep mobil terbang yang dikembangkan. Bagi MLIT ini juga hal pertama melakukan uji coba terhadap mobil terbang listrik.
Untuk itu, MLIT dan SkyDrive terus bekerja sama untuk mengembangkan mobil terbang listrik yang aman. Saat ini, SkyDrive SD-03 digunakan sebagai layanan kargo drone di Jepang. Setelah mendapat sertifikasi keselamatan, SkyDrive berharap dapat mendorong penggunaan SD-03 menjadi layanan taksi terbang pada 2025.[]






















