- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Max Sopacua Meninggal Akibat Sakit Kanker Paru-paru

BOGOR -- Politisi senior dan salah satu tokoh Partai Demokrat, Zulkifli bin Adam atau Max Sopacua, meninggal dunia, Rabu (17/11) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Menurut pihak keluarga, Max Sopacua meninggal diduga akibat penyakit kanker paru-paru stadium lanjut yang dideritanya.
Putra pertama Max Sopacua, Ferro Sopacua, menyampaikan ayahnya telah dirawat di rumah sakit sejak satu bulan lalu. Dua pekan pertama Max Sopacua dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subrotoz
“Lima hari ke belakang ini mengalami penurunan kondisi yang diakibatkan oleh adanya cancer di paru-paru. Dalam empat hari ini, kondisinya sudah turun dan jam 05.53 WIB ayah saya menghembuskan nafas terakhirnya,” ujar Ferro kepada awak media di rumah duka di Kota Bogor, Rabu (17/11).
Baca Lainnya :
- Positif COVID-19 di Kota Cimahi Hitungan Jam Bertambah 3 Kasus0
- Jangan Mudik! Ridwan Kamil.Ada Subsidi dari Pak Anies dan Jokowi0
- Warga Positif COVID-19 di Kota Bandung Sehari Bertambah 13 Orang0
- 3 Ribu Pekerja di Jabar di-PHK dan 40 Ribu Dirumahkan0
- Jalan Cikuray dan Siliwangi Garut Disemprot Disinfektan, 1 Warga Positif Corona0
Ferro mengatakan, pihak keluarga dapat mendampingi Max Sopacua hingga menghembuskan nafas terakhirnya. Bahkan, kata Ferro, ayahnya sempat meminta maaf kepada semua pihak dan rekan-rekannya, ketika Max Sopacua masih dapat berkomunikasi.
“Kalimat terakhir yang terekam oleh kita adalah permohonan maaf. Kami pihak keluarga menyampaikan maaf sebesar-besarnya ke semua orang yang pernah merasa tersakiti atau terzolimi oleh beliau baik sengaja maupun tidak disengaja,” tuturnya.
Jenazah Max Sopacua tiba di area pemakaman di Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor sekira pukul 12.40 WIB. Suasana haru menyelimuti suasana pemakaman, ketika jenazah mulai dimasukan ke dalam liang lahat oleh keluarga.
Ferro Sopacua pun nampak tak kuasa menahan air mata ketika mengumandangkan adzan di samping liang lahat ayahnya. Beberapa anggota keluarga yang turut mengikuti prosesi pemakaman juga terlihat sangat kehilangan sosok almarhum.
“Terima kasih atas kesediaan bapak, ibu, saudara semua dan untuk mengakhiri acara (pemakaman) ini, mengantarkan ayah kami ke peristirahatan terakhir. Tidak ada kata-kata yang lebih dalam yang bisa disampaikan selain terima kasih,” kata Ferro mewakili pihak keluarga.[]






















