- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Konjen Arab Saudi Sebut Ibadah Umrah Belum Dibuka untuk Jamaah Indonesia

JAKARTA - Konjen Arab Saudi Abdullah Muqed Al Mutiry menyatakan bahwa hingga saat ini ibadah umrah belum dibuka untuk jamaah asal Indonesia. Kebijakan terbaru masih menunggu hasil komunikasi intensif antara Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia.
Hal ini disampaikan Abdullah Muqed Al Mutiry kepada Koalisi Umrah Haji Nasional saat pertemuan di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Rabu (27/10/2021). Pertemuan yang dihadiri perwakilan Himpuh, Sapuhi, Ampuh, dan Ashuri itu membahas perkembangan pelaksanaan ibadah umrah.
"Konjen menjelaskan bahwa sampai saat ini umrah untuk Indonesia masih belum dibuka, menunggu hasil diskusi intensif antara Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama masing-masing," kata Sekjen Ampuh Wawan Suhada dalam keterangan tertulisnya dikutip, Rabu (27/10/2021).
Baca Lainnya :
- Polda Metro Bubarkan Kumpul Warga di Tengah Wabah Corona, 19 Orang Diamankan0
- Pelanggan PLN, Berikut Cara Ambil Token Listrik Gratis dari Jokowi0
- Sri Mulyani Jalankan Solusi dari Rizal Ramli0
- Kematian Corona DKI di Atas Global, Anies ke Maruf: Sangat Mengkhawatirkan0
- Tampil Modis, Penampilan Mulan Malah Diejek Mirip Penjual Jamu0
Pertemuan ini juga membahas mengenai vaksin yang diakui pemerintah Arab Saudi. Kedubes memastikan hingga saat ini Arab Saudi hanya menerima 4 jenis vaksin (Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Jhonson & Jhonson) tanpa booster. Sedangkan untuk Sinovac dan Sinopharm wajib booster 1x menggunakan 4 vaksin yang diakui Saudi.
Sinkronisasi data antara aplikasi Tawakalna dan PeduliLindungi masih dalam tahap finalisasi melalui berbagai workshop yang dilakukan kedua belah pihak. Meski begitu, kata Wawan, Kedubes Arab Saudi sangat berharap ibadah umrah segera dibukan untuk jamaah Indonesia.
"Untuk itulah pihak Kedubes tengah menunggu pengajuan SOP pemberangkatan jamaah umrah melalui Asosiasi agar dapat ditelaah dan dievaluasi kemungkinan pelaksanaan di lapangan, tentunya melibatkan pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI sebagai regulator umrah nasional," katanya.
Dalam pertemuan itu, Koalisi Umrah Haji Nasional berharap agar Kedubes Arab Saudi dapat memfasilitasi keberangkatan perwakilan asosiasi menggunakan Visa yang memungkinkan untuk saat ini. "Dan pihak Kedutaan mempersilakan pihak asosiasi mendaftarkan permintaan tersebut selama mengikuti prosedur kesehatan yang berlaku di Arab Saudi," katanya.[]






















