- Hari Bhakti PU, Wabup `Infrastruktur Terus Di Genjot Sesuai Visi Misi Kab. Sukabumi`
- Pembagian Rapor Siswa di Jabar Diundur 10 Januari 2022
- 2 Teknisi Tewas Akibat Kebakaran Gedung Cyber Mampang
- Bambang Pamungkas Dipolisikan Amalia Fujiawati, Dugaan Penelantaran Anak
- Polres Cimahi Amankan Tukang Bubur Nyambi Jual Psikotropika
- Buat Foya-foya dan Check In Hotel, 2 Pelajar Gasak Kotak Amal Masjid
- Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Hanya Divonis 2,4 Tahun, Ibu Korban Tawuran Tak Terima
- Buruh KBB Kecewa Gubernur Tak Gunakan Hak Diskresi untuk Naikkan UMK 2022
- Faktor Penyebab Gangguan Pendengaran dan Cara Mencegahnya
- Air Mata Valencya Meleleh, Langsung Sujud Syukur Dengar Vonis Bebas
- Doa Ketika Dilanda Rasa Cemas yang Luar Biasa
- Malam Tahun Baru, ini Ruas Jalan di Bandung yang Ditutup
- Dinkes Kota Cimahi Sebut 20 Warga Cimahi Terinfeksi HIV/AIDS
- Kabupaten Sukabumi Berstatus PPKM Level 2
- Ribuan Buruh Kabupaten Sukabumi Demo UMK tidak Naik
Jabar Optimalkan PAD dengan Aktivasi Aset Terbengkalai

BANDUNG - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melaksanakan perintah Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui aktivasi aset-aset daerah yang terbengkalai.
"Kita melaksanakan perintah Bu Sri Mulyani, agar di masa sulit seperti (pandemi) COVID, saat pajak turun, meningkatkan pendapatan dari sumber lain. Satu, dari BUMD. Dua, dari aset-aset yang dimanfaatkan secara ekonomi maksimal," tutur Ridwan Kamil saat meresmikan Laswee Creative Space di Jalan Laswi Nomor 1, Kota Bandung, Selasa (24/11/2021).
Baca Lainnya :
- ABG 17 Tahun Terlibat Perampokan Geng Teras di Depok0
- Petugas Evakuasi Tewas Tertimbun Jembatan Ambruk di Purwakarta0
- Mayat Perempuan Ditemukan Tergeletak Dekat Persawahan di Sukabumi0
- 600 Warga Kabupaten Bandung Barat Isolasi Diri0
- TPU Cikadut Bandung Jadi Tempat Pemakaman untuk Pasien Corona0
Oleh karenanya, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mempersilakan kelompok masyarakat yang tertarik memanfaatkan aset-aset Pemprov Jabar untuk berbagai kegiatan ekonomi atau ruang publik.
"Jadi saya persilakan kelompok masyarakat yang mau memanfaatkan aset pemerintah dengan cara dan prosedur yang sudah ditentukan untuk mendapatkan nilai ekonomi, sehingga kami mendapatkan pendapatan kegiatan ekonomi masyarakat juga maju," katanya.
Kang Emil menyebutkan bahwa aset milik Pemprov Jabar jumlahnya ribuan, mulai dari lahan kosong hingga bangunan gedung. Hingga saat ini dari ribuan aset tersebut, yang sudah dikerjasamakan jumlahnya masih sangat sedikit.
"Yang sudah dikerjasamakan mungkin baru 5-10 persen. Ini berlaku di seluruh Jabar. Biasanya lokasinya juga bagus, pasti di tengah kota," ujarnya.
Kang Emil pun mengapresiasi hadirnya Laswee Creative Space yang dibangun di atas lahan dan bangunan milik Pemprov Jabar seluas 2.833 meter persegi, hasil kolaborasi antara Koperasi Bima Sejahtera Sentosa (BSS) dengan PT Olah Kelola Ruang itu.
"Pendapatan pemerintah cuma tiga, dari pajak, perusahaan, dan ketiganya aset. Asetnya ini banyak diem, jadi mudah mudahan Laswee Creative Space ini bisa menyemangati," kata Kang Emil.[]






















